Lima Hal Meninggalnya Petugas Pemadam Kebakaran Hutan

Lima Hal Meninggalnya Petugas Pemadam Kebakaran Hutan

Admin 2 - atnews

2026-10-22
Bagikan :
Dokumentasi dari - Lima Hal Meninggalnya Petugas Pemadam Kebakaran Hutan
Prof Tjandra Yoga Aditama (ist/atnews)
Oleh Prof Tjandra Yoga Aditama

Berita media massa menuliskan tentang meninggalnya beberapa petugas pemadam kebakaran hutan  di daerah Bromo Jawa Timur. Sebelum ini juga ada berita tentang wafatnya petugas pemadam kebakaran hutan di Kalimantan. Ada lima hal yang perlu dilakukan pada petugas pemadam kebakaran hutan ini.

Pertama, sebelum di tetapkan sebagai petugas pemadam kebakaran hutan maka perlu dilakukan check up kesehatan yang lengkap. Hanya mereka yang sehat dan tidak punya faktor risiko kesehatan yang dapat dijadikan petugas pemadam kebakaran hutan. 

Ke dua, walaupun hasil check up awal menunjukkan petugas adalah sehat maka setiap hari sebelum mulai bertugas maka baiknya diperiksa kesehatan secara umum, hanya penilaian keadaan umum oleh petugas kesehatan, tekanan darah dan nadi saja.

Hal ini perlu karena seseorang yang sehat sekalipun bisa saja dalam satu hari tertentu keadaanya tidak fit, dan untuk hari itu sebaiknya jangan bertugas dulu, besoknya kalau sudah fit dapat bertugas kembali.

Ke tiga, petugas harus dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang baik, Masker bedah biasa tentu tidak cukup. Paling baik tentu menggunakan alat masker seperti respirator, atau setidaknya masker N 95. Tentu mereka juga harus mendapat asupan gizi yang baik untuk kebugaran diri guna mampu bertugas dengan baik dan aman.

Ke empat, karena kerja pemadam kebakaran memang berat maka baiknya diatur jam kerja dengan baik dan jangan berlebihan. Kalau sudah letih berlebihan maka sebaiknya istirahat dulu. Ke lima, cara kerja juga harus diatur dengan baik.

Dalam hal ini harus diingat bahwa bahaya bukan hanya dari api dan asapnya, tetapi juga bukan tidak mungkin ada pohon yang roboh / patah dan menimpa petugas, atau bentuk kecelakaan lain.

Selain lima hal itu, kalau sudah terjadi masalah kesehatan pada petugas pemadam kebakaran hutan maka seharusnya mereka mendapat penanganan kesehatan terbaik. Kalau tidak bisa dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat maka mereka harus dirujuk ke Rumah Sakit yang lengkap, dan untuk ini fasilitas transportasinya harus disediakan maksimal, bahkan bila amat diperlukan bukan tidak mungkin dengan helikopter dan lain-lain. 

Ingat, petugas pemadam kebakaran hutan adalah pahlawan kita sekarang ini. Mereka berjibaku langsung di lapangan, dan karena itu mereka harus mendapat perlindungan dan pelayanan maksimal.

*) Prof Tjandra Yoga Aditama Direktur Pascasarjana Universitas YARSI / Adjunct Professor Griffith University Australia Mantan DirJen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan dan Kepala Balitbangkes Kementerian Kesehatan, serta Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara

Baca Artikel Menarik Lainnya : ASN Pemprov Contoh Apel Berbusana Adat Bali

Terpopuler

Menpar Tinjau Rehabilitasi Desa Adat Sade, Budaya Lestari dan Ekonomi Warga Jadi Prioritas

Menpar Tinjau Rehabilitasi Desa Adat Sade, Budaya Lestari dan Ekonomi Warga Jadi Prioritas

Terima Presiden FIFA, Prabowo Tegaskan Sepak Bola Berperan Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Prabowo Tegaskan Sepak Bola Berperan Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Hari Ulang Tahun ke-8 Atnews

Hari Ulang Tahun ke-8 Atnews

Mahasabha Parisada XIII, Transformasi dan Adaptasi Hindu Dharma

Mahasabha Parisada XIII, Transformasi dan Adaptasi Hindu Dharma

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran, De Gadjah; Keberanian Berantas Korups hingga Perjuangahkan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran, De Gadjah; Keberanian Berantas Korups hingga Perjuangahkan Rakyat

Lima hal X Ray – AI TB pada CKG

Lima hal X Ray – AI TB pada CKG