Dua Puluh Empat Tahun Bom Bali Satu, 12 Oktober 2002 - 12 Oktober 2026, Sebuah Refleksi Kehidupan
Banner Bawah

Dua Puluh Empat Tahun Bom Bali Satu, 12 Oktober 2002 - 12 Oktober 2026, Sebuah Refleksi Kehidupan

Admin 2 - atnews

2026-10-12
Bagikan :
Dokumentasi dari - Dua Puluh Empat Tahun Bom Bali Satu, 12 Oktober 2002 - 12 Oktober 2026, Sebuah Refleksi Kehidupan
Jro Gde Sudibya (ist/atnews)
Oleh Jro Gde Sudibya 

Fundamentalisme agama yang memicu terorisme, bentuk dari kejahatan hitam (Black Crimes) merupakan kejahatan kemanusiaan yang harus terus diwaspadai dan juga terus dilawan.

Sebagai daerah tujuan wisata dunia, sikap ramah, hangat, bersahabat terhadap para wisatawan mesti terus dipupuk, tanpa kehilangan kewaspadaan terhadap risiko dari begitu banyak hadirnya para pendatang.

Citra (brand) Bali begitu kuat, 10 bulan pasca Bom Bali Satu, 12 Oktober 2002, 10 bulan kemudian, Agustus 2003, wisatawan Australia datang dalam jumlah lebih banyak dibandingkan dengan sebelum Bom Bali Satu. Equity Brand yang harus dijaga dan dirawat, tidak lagi sekadar "take it for granted", mengelola industri pariwisata seadanya dan kemudian mengharapkan wisatawan akan terus berdatangan.

Pasca 50 tahun industri pariwisata, sudah sepantasnya kita berefleksi untuk menghitung ulang kemanfaatan industri ini dengan totalitas biaya yang telah dikorbankan. Biaya lingkungan,kesenjangan ekonomi dan degradasi kultural.

Ketergantungan ekonomi kita berlebih terhadap industri pariwisata dalam artian luas, industri: hotel, restoran, perdagangan, jasa wisata, industri kerajinan, perbankan, transportasi dan jasa konstruksi, membuat perekonomian Bali menjadi tidak stabil dan rentan risiko, sehingga diversifikasi ekonomi Bali ke depan menjadi semakin penting.

Berbagai isu penting tentang: pembangunan Bali Berkelanjutan, "quality tourism", pariwisata berkeadilan, pariwisata berkelanjutan yang ramah lingkungan, tidak cukup sekadar wacana di tingkat elite, tetapi menjadi program aksi dengan tolok ukur kinerja yang jelas, dibarengi dengan kesadaran umum publik tentang penting dan urgennya isu ini sebagai program aksi bersama.

*) Jro Gde Sudibya, ekonom, pengamat ekonomi pariwisata dan kecenderungan masa depan.

Baca Artikel Menarik Lainnya : I Nengah Rumana, Kepala Desa Shinduwati Dipidana Percobaan

Terpopuler

Jaga Estetika Kota, Kabel Fiber Optik Semrawut di Singaraja Ditertibkan, Pemkab Buleleng Libatkan APJATEL dan ISP

Jaga Estetika Kota, Kabel Fiber Optik Semrawut di Singaraja Ditertibkan, Pemkab Buleleng Libatkan APJATEL dan ISP

Mahasabha Parisada XIII, Transformasi dan Adaptasi Hindu Dharma

Mahasabha Parisada XIII, Transformasi dan Adaptasi Hindu Dharma

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Terima Presiden FIFA, Prabowo Tegaskan Sepak Bola Berperan Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Prabowo Tegaskan Sepak Bola Berperan Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Lima hal X Ray – AI TB pada CKG

Lima hal X Ray – AI TB pada CKG

Kemnaker Targetkan 70 Persen Lulusan Vokasi Bekerja

Kemnaker Targetkan 70 Persen Lulusan Vokasi Bekerja