Hindu NextGen Talks: Cetak Generasi Muda Hindu yang Berkarakter, Berjiwa Wirausaha, dan Berdikari di Masa Depan
Banner Bawah

Hindu NextGen Talks: Cetak Generasi Muda Hindu yang Berkarakter, Berjiwa Wirausaha, dan Berdikari di Masa Depan

Admin 2 - atnews

2026-10-11
Bagikan :
Dokumentasi dari - Hindu NextGen Talks: Cetak Generasi Muda Hindu yang Berkarakter, Berjiwa Wirausaha, dan Berdikari di Masa Depan
Hindu NextGen Talks (ist/atnews)
Bekasi (Atnews) - Dalam rangkaian Pujawali ke-63 Pura Agung Tirta Bhuana, Kota Bekasi, generasi muda Hindu didorong untuk membangun karakter, mengembangkan jiwa kewirausahaan, serta mempersiapkan kemandirian dalam menghadapi tantangan masa depan melalui kegiatan Hindu NextGen Talks. 

Mengusung tema “Build Your Brand, Embrace Entrepreneurship and Lead Your Future”, seminar ini menjadi wadah edukasi dan pengembangan kapasitas pemuda Hindu agar mampu menjadi generasi penerus yang adaptif, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari berbagai komunitas dan lembaga pendidikan Hindu, di antaranya pemuda Hindu Tangerang, pemuda Pura Cijantung, STTD Kabupaten Bekasi, STAH Dharma Nusantara Jakarta, PERADAH Jakarta, serta siswa-siswi Pasraman Tirta Bhuana.

Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang tersebut menjadi momentum untuk memperluas jejaring, memperkuat solidaritas, dan membangun kolaborasi antargenerasi muda Hindu.

Seminar dipandu oleh Ganies Esa Manura, Penyuluh Agama Hindu Kota Bekasi, yang memfasilitasi jalannya diskusi dengan menghubungkan materi seminar dengan tantangan dan peluang yang dihadapi generasi muda saat ini.

Dalam sesi pertama, Syamanda, Puteri Indonesia Bali 2025, membawakan materi mengenai personal branding. Ia menekankan bahwa membangun personal branding bukan semata-mata tentang menciptakan citra di hadapan publik, melainkan juga tentang memperkuat karakter, menunjukkan kompetensi, serta menghadirkan nilai diri yang autentik dan konsisten.

Menurutnya, generasi muda tidak perlu menunggu hingga merasa sempurna untuk mulai berkarya dan menunjukkan potensi yang dimiliki. Keberanian untuk memulai, menjalani proses, serta terus belajar dan memperbaiki diri merupakan bagian penting dalam membangun personal branding yang kuat.

Pesan “Just do it” menjadi dorongan bagi peserta untuk mengambil langkah nyata, mengembangkan kemampuan, dan berani menunjukkan kontribusi positif di ruang publik.

Sementara itu, narasumber kedua, Arya Aditya, Direktur Eksekutif Warga Muda, mengangkat perspektif kewirausahaan sebagai sarana membangun kemandirian ekonomi sekaligus menciptakan dampak sosial.

Ia menjelaskan bahwa entrepreneurship tidak terbatas pada aktivitas menjual produk yang telah banyak beredar di pasaran, tetapi juga dapat dikembangkan melalui pendekatan social enterprise, yaitu model usaha yang memadukan aktivitas ekonomi dengan upaya menjawab persoalan sosial.

Arya juga menyoroti pentingnya pengetahuan produk (product knowledge), kompetensi, dan jejaring sebagai modal dalam membangun usaha. Menurut perspektif yang disampaikannya, keterbatasan modal finansial maupun akses terhadap berbagai fasilitas tidak semestinya menjadi penghalang bagi anak muda untuk berinovasi.

Pengetahuan dan kemampuan membaca kebutuhan masyarakat dapat menjadi titik awal untuk menciptakan peluang, mengembangkan usaha, serta menghadirkan solusi yang bernilai bagi lingkungan sekitar.

Melalui kedua materi tersebut, peserta diajak memahami bahwa membangun masa depan membutuhkan lebih dari sekadar cita-cita. Generasi muda perlu mengenali potensi diri, berani mengambil peluang, mengembangkan kemampuan, dan membangun kemandirian agar mampu menghadapi perubahan sosial dan ekonomi yang semakin dinamis.

Dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan ini disampaikan oleh Bapak Made Sudrajat yang mewakili Pengurus Banjar Bekasi. Beliau menunjukkan antusiasme terhadap pelaksanaan seminar sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan potensi generasi muda Hindu.

Dukungan tersebut menjadi wujud pentingnya sinergi antara pengurus banjar dan pemuda dalam membangun generasi penerus yang berkualitas.

“Kami sangat mendukung Hindu NextGen Talks sebagai wadah bagi generasi muda Hindu untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan agar siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Made Sudrajat

Ketua Panitia yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Pemuda Hindu Kota Bekasi menyampaikan bahwa Hindu NextGen Talks merupakan bentuk aksi nyata pemuda dalam mempersiapkan diri sebagai generasi penerus.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada ruang diskusi, tetapi menjadi pemantik bagi peserta untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas diri, memperluas jejaring, serta berani mengambil peran dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan keagamaan (Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Koster Dukung Pelestarian Bahasa Bali Melalui Teknologi Digital BASAbali Wiki

Terpopuler

Jaga Estetika Kota, Kabel Fiber Optik Semrawut di Singaraja Ditertibkan, Pemkab Buleleng Libatkan APJATEL dan ISP

Jaga Estetika Kota, Kabel Fiber Optik Semrawut di Singaraja Ditertibkan, Pemkab Buleleng Libatkan APJATEL dan ISP

Mahasabha Parisada XIII, Transformasi dan Adaptasi Hindu Dharma

Mahasabha Parisada XIII, Transformasi dan Adaptasi Hindu Dharma

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bali Dwipa 

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bali Dwipa 

Lima hal X Ray – AI TB pada CKG

Lima hal X Ray – AI TB pada CKG

Kemnaker Targetkan 70 Persen Lulusan Vokasi Bekerja

Kemnaker Targetkan 70 Persen Lulusan Vokasi Bekerja

Bali-Timor Leste Business Forum 2026: KADIN Bali Bagikan Pengalaman jadi Tuan Rumah B20 KTT G20 Indonesia

Bali-Timor Leste Business Forum 2026: KADIN Bali Bagikan Pengalaman jadi Tuan Rumah B20 KTT G20 Indonesia