Bali-Timor Leste Business Forum 2026: KADIN Bali Bagikan Pengalaman jadi Tuan Rumah B20 KTT G20 Indonesia
Banner Bawah

Bali-Timor Leste Business Forum 2026: KADIN Bali Bagikan Pengalaman jadi Tuan Rumah B20 KTT G20 Indonesia

Admin 2 - atnews

2026-10-04
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bali-Timor Leste Business Forum 2026: KADIN Bali Bagikan Pengalaman jadi Tuan Rumah B20 KTT G20 Indonesia
Bali-Timor Leste Business Forum 2026 (ist/atnews)
Denpasar (Atnews) - Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bali membagikan pengalaman sebagai tuan rumah Business 20 (B20) ketika Indonesia sebagai Ketua KTT G20 tahun 2022.

Hal itu dibagikan ketika diskusi dalam acara Bali-Timor Leste Business Forum 2026. Forum tersebut dihadiri Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai, Anggota DPD RI I Gusti Arya Wedakarna, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bali I Gusti Ngurah Wiranata yang mewakili Gubernur Bali Wayan Koster serta Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali I Made Ariandi.

Sementara dari Timor-Leste hadir Menteri Pertanian Timor-Leste Marcos da Cruz dan Ketua Kamar Dagang dan Industri Timor-Leste (CCI-TL / Câmara de Comércio e Indústria de Timor-Leste) Jorge Manuel Serrano. 

Forum yang mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, dan delegasi kedua negara tersebut mendorong penguatan kerja sama perdagangan dan investasi Bali dengan Timor-Leste.

Acara itu sebagai bagian dari Bali Internasional Business & Invesment Forum (BIBIF) 2026. Forum tersebut sebagai wadah strategis mempertemukan pemerintah, investor, pelaku usaha, lembaga keuangan, akademisi, asosiasi bisnis, organisasi internasional, serta pemangku kepentingan antara Indonesia - Timor - Leste.

Ariandi mengatakan, KADIN Indonesia, khususnya KADIN Bali memiliki pengalaman menyelenggearakan B20 sebagai forum dialog resmi yang menghubungkan kelompok dan komunitas bisnis global dengan para pemimpin G20.

Selain itu, Bali juga sebagai hub perdagangan maupun destinasi pariwisata internasional.

Apalagi Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) terus mempercepat penguatan kerja sama bilateral dengan Pemerintah Indonesia di berbagai sektor strategis, khususnya pertanian, pariwisata, peternakan, dan ekonomi biru (blue economy) dalam rangka menjadi tuan rumah Keketuaan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) pada tahun 2029 mendatang.

Dalam mematangkan persiapan itu, rombongan Bali-Timor Leste Business Forum 2026 bertemu langsung dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan di Tsinghua South East Asia Center, Denpasar, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali (KKB), Jumat (2/10/2026). 

Luhut mengadakan dialog singkat dengan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia perwakilan Provinsi Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa (AWK), Menteri Pertanian Timor-Leste Marcos da Cruz dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali I Made Ariandi. Serta Ketua Panitia Bali-Timor Leste Business Forum, Dr. I Ketut Subadra, SH.,MH.,MM.,CPLA.

Untuk itu, Ketum KADIN Bali Ariandi mengharapkan Pemerintah Timor Leste agar berkomunikasi dengan pihak dalam urusan bisnis dan perdagangan.

Namun, apabila memerlukan pengamat atau pendapat para ahli bisa kerja sama denga dunia pendidikan atau perguruan tinggi.

Mengingat KADIN sendiri menjadi mitra strategis pemerintah, satu-satunya induk organisasi resmi dunia usaha di Indonesia yang mewadahi sektor usaha negara, koperasi, dan swasta

Dibentuk pada 24 September 1968, keberadaan Kadin ditetapkan melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri sebagai wadah pembinaan, komunikasi, representasi, dan advokasi bagi seluruh pengusaha di Indonesia. 

"Untuk itu, apapun keperluan bisnis dari Pemerintah Timor Leste, tinggal hubungi KADIN Bali, mau kapal? semua urusan beres karena semua usaha ada di bawah KADIN. Tinggal tukaran nomor hp saja dengan Kamar Dagang Timor Leste," kata Ariandi ketika talkshow dalam forum tersebut.

Ia juga mengharapkan, Timor Leste agar segera membangun infrastruktur dengan membuat city hotel atau vila yang representatif tanpa membebani fiskal negara.

"Kuatkan city hotel yang banyak, buatkan vila-vila yang representatif, yang nature, jangan terlalu membebani infrastruktur, fasilitas pada saat proses pembangunan," jelasnya.

Selain itu, kuatkan sisi makanan yang diperlukan dengan kualitas, mutu dan berkelas internasional. Maka dari itu, Timor Leste tepat berguru ke Bali, karena destinasi internasional. Lebih lanjut pihaknya juga akan menyiapkan paper dalam rencana kerja sama tersebut.

 "Undang para pelaku watersport sama wisata laut. Itu saja. Mereka orang asing ke orang ASEAN pasti sudah suka.  Terpenting adalah belajar ke Jimbaran. Tapi paling penting siapkan makanan yang dibutuhkan oleh kalangan internasional yang baik," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KADIN Bali Bidang Pariwisata I Gusti Agung Rai Suryawijaya yang juga Ketua PHRI Kabupaten Badung yang juga Wakil Ketua PHRI Bali memaparkan materi soal “Real Estate & Wellnes Investment Opportunities”.

Rai Suryawijaya mengungkapkan juga Bali membuka peluang investasi, khususnya bidang hotel dan villa.

"Kalau mau invest di Bali, Saya sarankan membeli yang sdh ada dan tidak perlu membangun lagi. Mau membeli star hotels atau villas," pungkasnya. (GAB/ART/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Genjot GPN Ciptakan Ekonomi Digital

Terpopuler

Bali-Timor Leste Business Forum 2026: KADIN Bali Bagikan Pengalaman jadi Tuan Rumah B20 KTT G20 Indonesia

Bali-Timor Leste Business Forum 2026: KADIN Bali Bagikan Pengalaman jadi Tuan Rumah B20 KTT G20 Indonesia

Koster Terima Rombongan Bali-Timor Leste Business Forum 2026

Koster Terima Rombongan Bali-Timor Leste Business Forum 2026

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Wali Kota Jaya Negara Ngayah Nyangging Serangkaian Metatah Massal PHDI Denpasar

Wali Kota Jaya Negara Ngayah Nyangging Serangkaian Metatah Massal PHDI Denpasar

Mulai Oktober, Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pasal 22 Pedagang

Mulai Oktober, Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pasal 22 Pedagang

Putri Koster: Perlindungan Endek Bali Harus Dilakukan dari Hulu hingga Hilir

Putri Koster: Perlindungan Endek Bali Harus Dilakukan dari Hulu hingga Hilir