Jakarta (Atnews) - Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, memberikan pesan khusus kepada sahabatnya. “Sekarang jangan mau diadu domba, Pak Putu Dunia. Kita ini sama-sama jenderal,” ajak Wisnu dalam sambutannya pada pembukaan Mahasabha XIII PHDI di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Wisnu secara khusus menyampaikan kegembiraannya dapat bertemu dengan Jenderal Putu Dunia, yang disebutnya sebagai kawan sejak kecil sekaligus rekan satu angkatan.
“Saya sangat senang hari ini bertemu dengan Pak Jenderal Putu Dunia. Ini kawan saya satu angkatan. Bedanya, beliau diterbang di angkasa, saya merayap di tengah hutan,” ujar Wisnu.
Wisnu mengatakan hubungan persahabatannya dengan Putu Dunia telah terjalin sejak mereka masih kecil. Kedekatan tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari perjalanan panjang yang mempertemukan keduanya hingga sama-sama mengemban pengabdian sebagai prajurit TNI. “Saya dan Pak Putu Dunia teman dari kecil,” katanya.
Dalam suasana kebersamaan tersebut, Wisnu mengingatkan agar hubungan antarsesama tidak dimanfaatkan untuk menciptakan perpecahan. Ia secara khusus meminta agar dirinya dan Putu Dunia tidak diadu domba.
Menurut Wisnu, perbedaan latar belakang maupun perjalanan pengabdian tidak seharusnya menjadi alasan untuk memisahkan satu sama lain. Sebaliknya, persamaan sebagai bagian dari umat Hindu harus menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan memperkuat kehidupan umat.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen umat Hindu untuk bersama-sama membangun umat dengan semangat persatuan.
“Oleh karena itu kita sama-sama membangun umat kita agar raket teket sekadi sampat lidi,” ujar Wisnu.
Wisnu menegaskan bahwa kebersamaan dan persatuan menjadi modal penting dalam menjalankan tanggung jawab pembinaan umat. Dengan semangat tersebut, seluruh elemen Hindu diharapkan dapat bersama-sama menjaga persatuan dan membangun umat secara berkelanjutan. (DEV/002)