Bali Yakin Keikutsertaan Pemilih pada Pemilu 2019 Capai 80 Persen
Banner Bawah

Bali Yakin Keikutsertaan Pemilih pada Pemilu 2019 Capai 80 Persen

Artaya - atnews

2019-04-12
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bali Yakin Keikutsertaan Pemilih pada Pemilu 2019 Capai 80 Persen
Bali Yakin Keikutsertaan Pemilih pada Pemilu 2019 Capai 80 Persen
LDenpasar, 12/4 (Atnews) - Sekretaris Daerah (Sekda) Bali Dewa Made Indra mengharapkan keikutsertaan masyarakat Bali dalam proses pemilihan umum baik pemilihan presiden maupun pemilihan calon legislatif bisa mencapai angka 80 persen. 
“ Saya ajak masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk hadir ke TPS, dan gunakan hak piihnya,” minta Sekda Dewa Indra dalam arahannya pada Rapat Koordinasi Kesiapan Penyenlenggaraan Pemilu di Kantor KPU Bali, Renon, Jumat (12/4).
Dewa indra membandingkan dengan tingkat partisipasi masyarakat Bali yang bisa mencapai 72 persen pada pelaksanaan pemilihan gubernur tahun sebelumnya. “Kita berkaca pada penyelenggaraan sebelumnya yang bisa dikatakan sukses dan lancar, jadi tidak salah jika dalam pelaksanaan pemilu kali ini bisa lebih meningkat.
Sementara itu, Ketua KPU Bali Dewa Agung Lidartawan menyebut kesiapan penyelenggara pemilu di Bali sudah pada tahap akhir di H-5 pencoblosan. “ Saya bisa katakan 97 persen sudah siap untuk pemilu serentak di provinsi Bali. Termasuk untuk keperluan logistik pemilu yang selalu kami monitoring karena menjadi hal yang krusial dalam menunjang kelancaran proses pencoblosan. Begitu pula dengan hal-hal yang bersifat administrasi,” papar Lidartawan.
Lidartawan juga menghimbau agar peserta pemilu, simpatisan maupun masyarakat pemilih untuk menghentikan kegiatan kampanye pada 13 April atau memasuki masa tenang. “ Saya himbau agar menghentikan kampanye dalam bentuk apapun sehingga tanggal 14 April betul-betul tenang. Tidak ada lagi mobilisasi massa hingga kampanye-kampanye terselubung untuk menjaga situasi yang tenang untuk semua,” pinta Lidartawan.
Di akhir pernyataannya, Lidartawan kembali memastikan komitmen penyelenggara pemilu untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan sumpah dan pakta integritas yang telah disepakati. “kalau ada petugas yang kedapatan menyelewengkan tugas dan kewajibannya saya mengajak masyarakat untuk memantau dan melaporkan jika itu terjadi,” tandasnya. (R/ika)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Koster Pertanyakan Aturan Pemilu

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan