Rayakan Hari Saraswati di India, Sugi Lanus Boyong Lontar Usada Bali ke Konferensi Riset Kanker Dunia

Rayakan Hari Saraswati di India, Sugi Lanus Boyong Lontar Usada Bali ke Konferensi Riset Kanker Dunia

Admin 2 - atnews

2026-11-06
Bagikan :
Dokumentasi dari - Rayakan Hari Saraswati di India, Sugi Lanus Boyong Lontar Usada Bali ke Konferensi Riset Kanker Dunia
21st International CCI 2026 (ist/atnews)
Noida (Atnews) – Momen perayaan Hari Raya Saraswati tahun ini menjadi catatan bersejarah bagi penjelajahan ilmu pengetahuan dan kebudayaan Bali di panggung internasional. Peneliti lontar dan budayawan Bali, Sugi Lanus, menghadiri perhelatan 21st International Conference on New Frontiers in Cancer Research (CCI 2026) yang berlangsung di Gautam Buddha University, Greater Noida, India.

Dalam konferensi sains bergengsi yang diikuti ratusan ahli, puluhan profesor penanganan kanker tingkat dunia, serta pemilik laboratorium global tersebut, Sugi Lanus secara khusus diundang untuk memamerkan koleksi lontar Usada Bali sekaligus memberikan pemaparan di Sekolah Bioteknologi Gautam Buddha University.

Kehadirannya menjadi jembatan antara kearifan pengobatan tradisional Bali berbasis tanaman herbal dan sains modern dalam upaya membuka batasan baru riset penanganan kanker secara holistik.

Konferensi internasional tersebut diselenggarakan atas kolaborasi Gautam Buddha University, Shiv Nadar Institution of Eminence, Roswell Park Comprehensive Cancer Center (AS), Rutgers Health New Jersey Medical School (AS), dan Cancer Research and Care Academy (New Delhi).

Acara dibuka oleh Anggota NITI Aayog India, Prof. Gobardhan Das, yang menyoroti pentingnya data genomik dan perawatan kanker yang terjangkau bagi kawasan regional.

Di tengah kemegahan riset Bioteknologi di atas kampus seluas 500 hektar tersebut, prosesi pembukaan konferensi diwarnai dengan penyalaan dipa atau api suci yang ditujukan bagi Sang Hyang Buddha dan Sang Hyang Dewi Saraswati. Pengalaman spiritual dan akademis ini dirasakan Sugi Lanus sebagai bentuk perayaan Hari Saraswati yang sangat berkesan di tanah India.

"Saya membagikan sistem pengetahuan Usada Bali sebagai bagian luasan untuk membuka batas-batas baru dalam penelitian kanker, baik dari kajian tumbuhan, terapi, maupun perawatan pasien secara holistik. Pameran lontar Usada yang saya bawa menjadi perhatian dunia peneliti kanker dan disepakati untuk dikaji lebih jauh oleh Departemen Bioteknologi Gautam Buddha University.

Penyalaan dipa suci untuk Sang Hyang Buddha dan Dewi Saraswati di pembukaan konferensi ini menjadi bentuk 'Perayaan Saraswati' pribadi saya di India," ujar Sugi Lanus.

Sebagai wujud pengakuan atas potensi besar kearifan lokal Bali dalam bidang ilmu kesehatan modern, Departemen Bioteknologi Gautam Buddha University secara formal menetapkan Sugi Lanus sebagai mitra dan kolaborator resmi dalam riset serta pengembangan bioteknologi ke depan.

Sugi Lanus menegaskan bahwa sains dan pencarian pengetahuan tidak mengenal batas-batas wilayah, suku, maupun norma politik yang sempit. Kerja sama ilmiah lintas negara ini didedikasikan sepenuhnya demi nilai-nilai kemanusiaan yang universal.

"Dalam kajian dan riset, kita tidak mengenal batas-batas wilayah atau negara. Riset dan pengembangan pengetahuan memang umum dilakukan lintas negara untuk tujuan kemanusiaan universal, tanpa sekat suku, agama, atau kepentingan politik sempit.

Seperti semangat aliran Dewi Saraswati: mengalirkan ilmu sampai jauh melintas batas wilayah agar kita terlepas dari pikiran sempit dan kemanusiaan kita bertumbuh secara universal," pungkasi Sugi Lanus. (YOG/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Kasum TNI : Kegiatan Teritorial TNI Pengabdian Tanpa Batas

Terpopuler

Longsor Penginapan Eco Park Pelaga, Peringatan Keras Tata Kelola dan Pengawasan Akomodasi Wisata

Longsor Penginapan Eco Park Pelaga, Peringatan Keras Tata Kelola dan Pengawasan Akomodasi Wisata

Wamenaker Ajak Generasi Muda Perkuat Kompetensi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Wamenaker Ajak Generasi Muda Perkuat Kompetensi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Ancaman Serius Keamanan Negara: I Wayan Sudirta Minta Motif Penyadapan Presiden Dibongkar ke Akar-akarnya

Ancaman Serius Keamanan Negara: I Wayan Sudirta Minta Motif Penyadapan Presiden Dibongkar ke Akar-akarnya

Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah, OJK Luncurkan Cetak Biru Strategis Nasional

Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah, OJK Luncurkan Cetak Biru Strategis Nasional

Kemenpar Perkuat Sinergi Komunikasi Publik, Dorong Pariwisata Indonesia Lebih Berkualitas

Kemenpar Perkuat Sinergi Komunikasi Publik, Dorong Pariwisata Indonesia Lebih Berkualitas