Oleh Prof Tjandra Yoga Aditama
Salah satu kegiatan utama Perguruan Tinggi adalah pengabdian masyarakat, tentu bersama dengan pendidikan dan penelitian. Dalam hal ini, mahasiswa Program Studi (Prodi) Magister Administrasi Rumah Sakit (ARS) angkatan 7 Sekolah Pascasarjana (SPS) Universitas YARSI pada 5 November 2026 menyelenggarakan kegiatan di GOR Jakarta Utara. Kegiatan kali ini dikerjakan bersama dengan Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan, sebagaimana di foto bersama ini.
Ada empat bentuk kegiatan yang dilakukan, pertama adalah pemeriksaan tanda vital dan laboratorium sederhana, ke dua adalah konsultasi dengan dokter bersama mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Militer, ke tiga adalah pemeriksaan dan penanganan kesehatan gigi dan ke empat adalah pemberian obat dan bahan pokok.
Jumlah masyarakat yang diperiksa sekitar 100 orang, dan ditemukan adanya gangguan seperti kenaikan gula darah, hipertensi dll., dan data akan dilakukan analisa data lebih mendalam untuk tindak lanjut selanjutnya.
Setelah selesai acara di GOR Jakarta Utara maka rombongan Prodi Magister Administrasi Rumah Sakit (ARS) mendapat kesempatan yang amat istimewa, yaitu mengunjungi KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (992). Ini adalah Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) milik TNI Angkatan Laut.
Kapal ini memiliki fasilitas kesehatan yang setara dengan fasilitas rumah sakit tipe C, lengkap dengan ruang perawatan, ruang bersalin, ruang operasi, ICU, ruang Radiologi (termasuk alat CT-scan) dll, yang semua dikunjungi para mahasiswa Magister dan Dosen Prodi ARS Universitas YARSI.
Sebagai insan kesehatan Indonesia maka kami bangga melihat Kapal Rumah Sakit milik bangsa dengan fasilitas lengkap, dan ini adalah satu dari tiga Kapal Rumah Sakit kita.
Setelah dari kapal Bantu Rumah Sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (992) maka Prodi ARS Universitas YARSI juga amat berbesar hati karena diterima di RSPAD Gatot Soebroto.
Kita ketahui bahwa RSPAD Gatot Soebroto adalah Rumah Sakit Rujukan tertinggi bagi Rumah Sakit TNI di seluruh penjuru Nusantara, dibangun oleh Pemerintah Belanda pada bulan Oktober 1936 dengan nama “Groot Militair Hospitaal Weltevreden”.
Kini, Visi RSPAD Gatot Soebroto adalah Menjadi Rumah Sakit Berstandar Kepresidenan, Yang Merupakan Kebanggaan Prajurit, Keluarga besar TNI serta Masyarakat.
Kegiatan sepanjang hari dari Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (ARS) angkatan 7 Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI jelas memberi manfaat besar bagi mahasiswa dan sivitas akademika, dan memperkaya serta memperkokoh keilmuan yang dipelajari.
*) Prof Tjandra Yoga Aditama Direktur Pascasarjana Universitas YARSI