Badung (Atnews) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung I Gede Aryantha mengatakan, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) benteng terakhir soko guru ekonomi krama Bali di tengah masifnya investasi asing yang masuk ke Canggu khususnya.
Untuk itu LPD harus kuat dan menjadi tuan rumah dinegerinya sendiri.
Dan sebagai anggota DPRD Badung Aryantha pun menegaskan komitmen nya untuk terus memperkuat regulasi yang melindungi keberadaan LPD dari gempuran modal luar.
"Di tengah masifnya investasi asing yang masuk ke Canggu, LPD harus kuat dan Kami di DPRD pasti akan terus kawal dengan regulasi yang ada, " tegas Aryantha.
Hal ini dikemukakan Aryantha ketika menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35, LPD Desa Adat Canggu Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (24/10).
Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa, Bendesa Adat Canggu I Nyoman Siana, Perbekel Desa Canggu serta undangan penting lainnya.
Kepala LPD Desa Adat Canggu I Wayan Swekadana dalam laporannya menyatakan, omzet LPD Canggu saat ini mencapai Rp 600 milyar lebih.
Sedangkan laba yang dibukukan sampai akhir September 2026 sudah tercatat mencapai Rp 9 milyar lebih dari target sebesar Rp 11 milyar.
Swekadana menegaskan LPD akan terus berkomitmen menjadi soko guru perekonomian desa adat dan meningkatkan pelayanan di tengah pesatnya pertumbuhan pariwisata di wilayah Desa Canggu.
"Kami akan terus menjaga profesionalisme dan menjadi lembaga keuangan milik desa adat yang aman dan dipercaya," ujarnya.
Sementara itu, Bendesa Adat Canggu I Nyoman Siana memberi apresiasi yang tinggi terhadap jajaran pengurus LPD yang telah berhasil mengembangkan LPD seperti sekarang ini.
"Kami apresiasi Kepala LPD dan jajarannya yang telah bekerja keras dalam mengembangkan dan memajukan LPD seperti yang kita telah alami dan sekarang ini, " ucap Diana.
Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi LPD Desa Adat Canggu dalam mendukung pembangunan dan kegiatan adat serta sosial di desa.
Menurutnya, peran LPD sangat vital di tengah perkembangan Canggu sebagai destinasi wisata dunia.
"LPD Canggu telah menunjukkan eksistensinya sebagai pilar ekonomi Bali. Kami dari pemerintah kecamatan sangat mendukung dan berharap LPD semakin modern dalam pelayanan namun tetap berpegang pada awig-awig desa adat," kata Tirtayasa.
Acara HUT ke-35 LPD desa Adat Canggu digelar sangat meriah dengan Gebyar pengundian hadiah senilai total Rp 200 juta dan pemotongan tumpeng serta hiburan.
Untuk tahun ini gebyar hadiah tidak lagi diberikan berupa barang melainkan uang tunai yang besarannya mencapai Rp 45 juta untuk hadiah utama dan masing-masing Rp 2 juta untuk 10 pemenang hiburan. (Mur/002).