Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Buleleng, memakan Korban 39 0rang Meninggal Dunia

Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Buleleng, memakan Korban 39 0rang Meninggal Dunia

Admin 2 - atnews

2026-10-24
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Buleleng, memakan Korban 39 0rang Meninggal Dunia
Kanit Gakkum IPTU I Gusti Made Ary.C.,SH (ist/atnews)
Buleleng (Atnews) - Masyarakat dari kalangan generasi muda hingga orang dewasa, perlu lebih waspada dan hati-hati di jalan raya, ketika mengendarai sepeda motor. Betapa tidak!.  Berdasarkan data yang diperoleh Atnews di Satuan Lalu  Lintas(Sat Lantas) Polres Buleleng, terkait laka lantas tergolong tinggi, bahkan korbannya mekibatkan kalangan usia muda, usia produktif.

Seijin Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Made Erdiana Putra,S.Tr.K, S.I.K,M.H, Kanit Gakkum IPTU I Gusti Made Ary.C.SH, ditemui di ruang kerjanya, Kamis(23/10), mengatakan, dari Januari hingga September 2026, selama 9 bulan, tercatat kasus  kecelakaan lalu lintas(Laka lantas) yang terjadi diwilayah Hukum Polres Buleleng mencapai 987 kasus.

Dari jumlah laka lantas tersebut 451 kasus menimpa anak muda yang usianya 16-25 tahun.
Sedangkan 371 kasus laka lantas, menimpa orang dewasa usianya 51 sampai 60 tahun.

Sementara itu, dari kasus laka lantas yang terjadi di Buleleng, 11 orang dinyatakan meninggal dunia yang usianya 16 - 25 tahun. Sedangkan 28 kasus laka lantas lainnya yang meninggal dunia, berusia dari 51 hingga 60 tahun.

Menurut Kanit Gakkum, Gusti Made Ary, penyebab laka lantas di Buleleng, dikarenakan kelalaian para pengendara, faktor alam dan jalan  serta kurang hati-hatinya pengendara.

Untuk menekan laka lantas, pihak kepolisian secara rutin melakukan sosialisasi kesekolah-sekolah, dengan menyasar pelajar SMP dan SMA/SMK, terkait disiplin berlalu lintas. Selain itu, kepolisian juga melakukan patroli dimalam hari.

Jajaran kepolisian juga menghimbau kepada pengguna jalan agar tidak menggunakan ponsel saat berkendara( stop penghunaan HP saat berkendara), memakai helm standar, memperhatikan kecepatan kendaraan serta menggunakan knalpot sesuai spesifikasi.

Disamping itu aparat kepolisian  melakukan tindakan preventif, berupa teguran edukatif. Dilapangan petugas, bersikap humanis kepada pelanggar lalu lintas, agar lebih patuh, mentaati aturan lalu lintas. Dari 

hasil pantauan Atnews, tingkat kedisiplinan masyarakat dalam menggunakan helm saat berkendara, terlihat sudah baik. (WAN/002).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Undwi Ikut Siapkan Generasi Emas Indonesia

Terpopuler

Mahasabha Parisada XIII, Transformasi dan Adaptasi Hindu Dharma

Mahasabha Parisada XIII, Transformasi dan Adaptasi Hindu Dharma

Menpar Tinjau Rehabilitasi Desa Adat Sade, Budaya Lestari dan Ekonomi Warga Jadi Prioritas

Menpar Tinjau Rehabilitasi Desa Adat Sade, Budaya Lestari dan Ekonomi Warga Jadi Prioritas

Laporkan Entitas Keuangan Digital

Laporkan Entitas Keuangan Digital

Jaga Estetika Kota, Kabel Fiber Optik Semrawut di Singaraja Ditertibkan, Pemkab Buleleng Libatkan APJATEL dan ISP

Jaga Estetika Kota, Kabel Fiber Optik Semrawut di Singaraja Ditertibkan, Pemkab Buleleng Libatkan APJATEL dan ISP

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran, De Gadjah; Keberanian Berantas Korups hingga Perjuangahkan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran, De Gadjah; Keberanian Berantas Korups hingga Perjuangahkan Rakyat

Lima hal X Ray – AI TB pada CKG

Lima hal X Ray – AI TB pada CKG