Badung (Atnews) - Pasar properti premium di Bali Selatan menunjukkan geliat melalui proyek villa eksklusif Kana Hills di Ungasan, Kabupaten Badung.
Menariknya, SO KANA Hills Ungasan mengembangkan proyek pada periode pre-launching tahap pertama ini mencatat penjualan 10 unit villa dari total rencana pengembangan sebanyak 55 unit.
Capaian awal tersebut menjadi momentum menjelang Grand Launching sekaligus peresmian show unit Kana Hills, Jumat (23/10/2026).
Mengusung konsep "Redefining Luxury Living", Kana Hills menawarkan perpaduan arsitektur modern, kenyamanan, privasi, dan panorama alam Bali Selatan.
Rancangan kawasan villa seluas 1,5 hektar ini menghadirkan pengalaman tinggal di lingkungan perbukitan dengan akses menuju berbagai destinasi strategis.
President Director KSO KANA Hills Ungasan, Timotius Budiawan mengatakan pengembangan Kana Hills tidak semata-mata berorientasi pada produk properti, tetapi juga pengalaman hidup yang memadukan desain, alam, dan kenyamanan.
"Kana Hills kami hadirkan bukan sekadar sebagai produk villa, tetapi sebagai sebuah pengalaman hidup. Kami ingin menciptakan hunian yang mampu mempertemukan keindahan alam Bali, kenyamanan, desain, privasi, dan konektivitas dalam satu kawasan.
Melalui Grand Launching ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan secara langsung bagaimana konsep ‘Redefining Luxury Living’ kami terjemahkan ke dalam pengalaman tinggal di Kana Hills," ujarnya.
Show Unit Perkenalkan Desain dan Fasilitas Villa
Peresmian show unit menjadi salah satu agenda utama peluncuran Kana Hills. Fasilitas ini memungkinkan calon pembeli, investor, mitra bisnis, dan agen properti melihat secara langsung desain bangunan, tata ruang, serta penawaran fitur.
Kana Hills menghadirkan beberapa pilihan unit, antara lain 2BR Balsa Rooftop, 3BR Balsa Type B, dan 3BR Balsa Rooftop.
Tipe dua kamar tidur memiliki luas tanah 135 meter persegi dengan luas bangunan 169,5 meter persegi. Sementara itu, tipe tiga kamar tidur tersedia dengan luas tanah 192 hingga 216 meter persegi dan luas bangunan 195 hingga 223 meter persegi.
Tak hanya itu, persiapan sejumlah fitur meliputi high ceiling, konsep open space, smart door lock, infinity plunge pool, area carport, powder room, serta kamar mandi pada setiap kamar tidur.
Selain bangunan villa, pengembang juga mempersiapkan Main Gate dan Club House untuk melengkapi fasilitas kawasan dan mendukung aktivitas penghuni.
Ungasan Tawarkan Akses ke Destinasi Bali Selatan
Lokasi menjadi salah satu aspek yang menjadi fokus, dalam pengembangan Kana Hills. Berada di Ungasan, kawasan ini memiliki akses menuju destinasi wisata, fasilitas pendidikan, pusat komersial, hingga Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Berdasarkan estimasi waktu tempuh, pengembang menyampaikan, bahwa Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park dapat dijangkau sekitar lima menit. Bahkan, Sidewalk Jimbaran dan Universitas Udayana berjarak sekitar delapan menit perjalanan.
Sementara itu, Melasti Beach dapat terjangkau sekitar 17 menit, Pura Uluwatu sekitar 24 menit, dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sekitar 30 menit, bergantung pada kondisi lalu lintas dan rute perjalanan.
Berada di kawasan perbukitan, sejumlah titik pengembangan juga menawarkan panorama laut, pegunungan, kawasan perkotaan, hingga Garuda Wisnu Kencana. Potensi pemandangan matahari terbit dan terbenam bergantung pada posisi serta orientasi masing-masing unit.
Karakter alam tersebut menjadi bagian dari konsep luxury hillside living yang diusung pengembang, dengan menggabungkan lingkungan perbukitan dan desain hunian modern.
Investasi Properti Tetap Perlu Pertimbangan
Pengembangan Kana Hills berlangsung ditengah dinamika pasar properti Bali yang berkaitan erat dengan sektor pariwisata dan kebutuhan akomodasi.
Lokasi di Bali Selatan, desain modern, serta penawaran fasilitas menjadi sejumlah aspek yang dapat menjadi pertimbangan calon pembeli.
Meski telah mencatat penjualan 10 unit pada periode pre-launching, keputusan investasi tetap perlu berdasarkan pada pemeriksaan menyeluruh. Calon pembeli perlu mempertimbangkan legalitas dan status kepemilikan, ketentuan pembangunan, skema pengelolaan villa, biaya operasional, serta prospek permintaan dan pendapatan sewa.
Dengan demikian, daya tarik proyek properti tidak hanya ditentukan oleh lokasi dan desain, tetapi juga kepastian dokumen, kualitas pengembangan, serta kesesuaian investasi dengan kebutuhan dan profil risiko pembeli.
Grand Launching dan peresmian show unit pada 23 Oktober 2026 menjadi langkah lanjutan KSO KANA Hills Ungasan untuk memperkenalkan proyek kepada publik.
Kedepan, realisasi pengembangan kawasan dan kualitas pengalaman yang diberikan kepada penghuni akan menjadi faktor penting dalam membuktikan nilai yang ditawarkan Kana Hills. (WIG/002)