Oleh Prof Tjandra Yoga Aditama
Saya sedang di Hongkong dan Macao, dan lihat poster di berbagai tempat bahwa Hongkong akan jadi tuan rumah APEC Finance Ministers' Meeting 2026, pada 20 to 21 Oktober 2026, yang akan diselenggarakan di Hong Kong Convention and Exhibition Centre. APEC adalah Asia Pacific Economic Cooperation, yang terdiri dari 21 negara termasuk negara kita.
Indonesia dalam waktu yang hampir sama juga akan menjadi tuan rumah pertemuan APEC, di bidang kesehatan, yaitu "Enhancing Capacity in Integrated COPD and Asthma Management in Response to the
New Threat of SARS-Cov-2 for Primary Healthcare Facilities".
Pertemuan akan diselenggarakan 21 dan 22 Oktober di Jakarta, dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menjadi Mitra materi ilmiah kegiatannya dan saya akan memimpin diskusi situasi Asma PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) - Chronic Obstruktive Pulmonary Diseases (COPD) di negara APEC.
Data menunjukkan bahwa Asma terjadi pada sekita3 10% anak dan 5% dewasa di Hong Kong dan Macao. Angka kematian tahunan ("Annual mortality") relatif rendah. Angka kematian Asma (" asthma mortality rate") di Hongkong adalah 1.37 per 100,000 penduduk dan di Macao 1.75 per 100,000 penduduk.
Semoga penanganan Asma dan PPOK di Indonesia dan negara-negara APEC akan terus membaik.
*) Prof Tjandra Yoga Aditama Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dari kota Zhuhai dalam perjalanan dari Hongkong ke Macao