Denpasar (Atnews) - I Gusti Agung Ayu Inda Trimafo Yudha kembali terpilih sebagai Ketua DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Bali secara aklamasi untuk periode 2026-2030.
Ia akrab dipanggil Gek Inda, cucu pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai dipercaya memimpin DPD PUTRI Bali 2026-2030 setelah berhasil memimpin dua periode sejak 2017-2026 bersama Bendum Yanie (Mason Mazion Advanture) dan Sekretaris Umum DPD Putri Bali Wayan Wijana (DTW Uluwatu).
Gek Inda terpilih ketiga kalinya dalam acara Musyawarah Daerah (Musda) DPD PUTRI Bali di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kamis 15/10).
Acara itu mengusung tema "A Million Attractions, Endless Experience" dalam menyambut 100 tahun pariwisata Bali pada tahun 2027.
Acara itu dihaditi langsung oleh Ketua Umum PUTRI Hans Manansang yang dibuka oleh Gubernur Bali diwakili Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Perekonomian Dr. I Wayan Ekadina, S.E., M.Si.
Hadir pula Ketua Dewan Penasehat PUTRI Bali Ida Cokorda Mengwi XIII (Anak Agung Gde Agung) yang juga mantan Anggota DPD RI, Anggota Dewan Penasehat PUTRI Bali Tjokorda Gde Putra Sukawati yang juga Penglingsir Puri Agung Ubud, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali saat ini adalah Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Wayan Sumarajaya dan Ketua Bali Tourism Board (BTB) sekaligus Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha.
Pada kesempatan itu, Musda kali ini juga akan dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Cabang (DPC) PUTRI untuk tiga kabupaten/kota, yakni Karangasem, Tabanan, dan Badung.
Dengan melantik Ketua DPC PUTRI Kabupaten Badung Ida Bagus Pujawan, Ketua DPC PUTRI Kabupaten Tabanan I Ketut Purna, Ketua DPC PUTRI Kabupaten Karangasem A.A Bagus Surya Dharma Jelantik.
Ajang itu dirancang sebagai wadah silaturahmi, konsolidasi organisasi, sekaligus ruang demokrasi bagi keberlanjutan kepengurusan DPD PUTRI Bali ke depan.
Dimana, DPD Putri sebagai asosiasi pariwisata yang menaungi destinasi dan taman rekreasi di Bali, bertujuan menjadikan Bali sebagai destinasi primadona dunia.
Diharapkan dalam mempertahan hal itu, diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai dan program asuransi kepada wisatawan.
Ketua DPD PUTRI Bali, IGAA Inda Trimafo Yudha dikenal Gek Inda mengharapkan mampu merangkul semua Daya Tarik Wisata (DTW) Pulau Dewata yang diperkirakan mencapai 300-400 DTW.
Namun belum semua DTW memiliki standard dan kualitas yang memadai dalam pelayanan kepariwisataan.
Selanjutnya, pihaknya bersama pengurus baru akan mendalami data-data tersebut bersama Dinas Pariwisata kabupaten/kota se-Bali.
Gek Inda juga akan terus memberikan kontribusi dalam menjaga citra pariwisata Bali ke dunia internasional.
"Kita berusaha mempertahankan kualitas pariwisata Bali," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum PUTRI Hans Manansang mengharapkan kehadiran PUTRI bisa lebih bermanfaat dan menjadi kebanggaan nasional.
Saat ini telah memiliki 18 DPD PUTRI dari Provinsi Aceh hingga Sulawesi Utara. Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) telah berdiri sejak tanggal 10 November 1977.
Hans Manansang mengakui sektor pariwisata memang menghasilkan devisa lebih cepat, padat karya dan menumbuhkan perekonomian.
Namun, rentan terhadap berbagai faktor eksternal seperti dampak kenaikan harga BBM, kelangkaan BBM, bencana, perang hingga inflasi.
Dengan kondisi itu, sektor pariwisata kerap menghadapi tantangan kenaikan biaya operasional atau barang. Padahal pihaknya tidak bisa menaikan tarif layanan setiap saat.
"Kita tidak bisa berubah setiap saat, karena biaya naik pelaku patiiwsata sering merasa terjepit," bebernya.
Meskipun keadaan usaha dengan biaya meningkat. Diharapkan produk dan jasa tetap dipertahankan, jaga kualitas dan jaga kebersamaan dengan promosi yang bersama.
"Musda tidak berhenti pada memilih pengurus yang baru. Upayakan pariwisata berkualitas. Saya selalu merasa dalam keluarga besar," ungkapnya.
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa juga meminta DPD PUTRI Bali agar memiliki program kerja adaptif, mengutamakan kolaborasi. Pariwisata
Kehadiran pengembangan pariwisata memberikan mnfaat nyata dan peluang usaha bagi masyarakat lokal. Untuk memperkuat kontribusi pariwisata Indonesia. (GAB/002)