Denpasar (Atnews) - Gangguan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) tengah melanda sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bali. Pantauan di wilayah Tabanan, Denpasar, hingga Badung menunjukkan antrean kendaraan yang meluber hingga ke jalan raya.
Kondisi ini tidak hanya memicu kemacetan panjang yang meresahkan pengguna jalan, tetapi juga dikeluhkan oleh para pengusaha lantaran akses keluar-masuk tempat usaha mereka tertutup oleh barisan motor yang mengular.
Merespons kepanikan dan kelelahan warga yang harus mengantre berjam-jam, kader Partai Golkar bergerak cepat (gercep) melakukan aksi simpatik, Selasa (13/10/2026).
Kader Golkar terpantau di wilayah Kota Tabanan dan Nusa Dua secara spontan para kader turun ke menghampiri pengendara yang sedang lelah dan dahaga saat mengantre dengan membagi-bagikankan air mineral.
Di Tabanan, gerakan ini dikoordinasikan langsung oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Tabanan, I Made Asta Dharma. Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tabanan ini memprioritaskan penyaluran air minum di empat titik krusial yang dipadati antrean, yakni SPBU Pesiapan, SPBU Grokgak di Jl. Bypass Ir. Soekarno, SPBU Bypass Soekarno Sanggulan Kediri, serta SPBU Jl. Gatot Subroto Sanggulan Kediri.
"Ini merupakan aksi spontan, mohon maaf bila jumlah yang dibagikan masih belum dapat memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat yang sedang mengantre," ungkap Asta Dharma di sela-sela dirinya tengah sibuk membagikan air minum kepada warga.
Sementara itu, menjelang petang di kawasan Nusa Dua, aksi serupa juga digelar oleh barisan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) di bawah komando I Wayan Sukses. Dalam video yang beredar, para pengendara motor yang kelelahan tampak kaget sekaligus bersukacita menerima air mineral dari kader-kader berseragam AMPG tersebut.
"Kami berharap situasi ini cepat teratasi dengan baik, sehingga masyarakat, khususnya warga Bali dan warga Badung, bisa beraktivitas kembali seperti hari-hari biasanya," tegas I Wayan Sukses saat memimpin aksi di kawasan Nusa Dua (Z/002)