UNBI Terima SK Kemdiktisaintek, Resmi Buka Fakultas Kedokteran
Banner Bawah

UNBI Terima SK Kemdiktisaintek, Resmi Buka Fakultas Kedokteran

Admin 2 - atnews

2026-09-04
Bagikan :
Dokumentasi dari - UNBI Terima SK Kemdiktisaintek, Resmi Buka Fakultas Kedokteran
UNBI Terima SK Kemdiktisaintek (ist/atnews)
Denpasar (Atnews) - Universitas Bali Internasional (UNBI) secara resmi membuka Fakultas Kedokteran (FK) untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) kesehatan.

Pasca menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 966 / B / O / 2026 tentang Izin Pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi pada Universitas Bali Internasional di Kota Denpasar yang diselenggarakan oleh Yayasan Anugerah Husada Bali Indonesia. 

SK tersebut disahkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Sesditjen Dikti) di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Prof. Dr. Med. Setiawan, pada tanggal 31 Agustus 2026.

Penyerahan SK sebagai sejarah baru bagi kampus UNBI di Bali. SK langsung diserahkan Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M. kepada Ketua Yayasan Anugrah Husada Bali Indonesia (YAHB) Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd, CHT, CHA.

Momentum penyerahan itu ketika UNBI menggelar Seminar Nasional (Semnas) bertemakan "Sinergi Kelembagaan Riset dan Diseminasi Saintek dalam Penguatan Ekosistem Inovasi Perguruan Tinggi" di Denpasar, Kamis (3/9).

Dengan menghadirkan Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M., Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Prof. Dr. Eng. Yudi Darma, S.Si., M.Si. dan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Prof. apt. Ketut Adhyana, M.Si., Ph.D. Seminar Nasional itu dipandu oleh Moderator Prof. Dr. I Komang Gde Bendesa M.A.D.E.

Acara itu dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng., Ketua YAHB Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd, CHT, CHA dan Rektor UNBI Prof.Dr.dr.I Made Bakta Sp.PD-KHOM, Rektor Institut Pariwisata dan Bisnis (IPB) Internasional Dr I Made Sudjana, SE., MM., CHT., CHA., dosen, mahasiswa dan pegawai UNBI, IPB Internasional dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Wira Medika Bali.

Ketua Yayasan Anugrah Husada Bali Indonesia (YAHB) Dr. I Nyoman Gede Astina bersama Rektor UNBI Prof.Dr.dr.I Made Bakta merasa bangga mendapatkan kesempatan membuka FK.

Saat ini UNBI memiliki 19 Program Studi setelah adanya Fakultas Kedokteran (FK), sebelumnya 17 Prodi.

Momentum itu diharapkan mampu memajukan UNBI dapat mencetak SDM bidang kesehatan dalam mendukung mewujudkan generasi emas Indonesia 2045.

Ditambah penyerahan SK tersebut, pihaknya merasa terhormat dihadiri tiga Direktur Kemdiktisaintek sekaligus yang berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi baik pendidikan (pengajaran), penelitian dan pengabdian masyarakat.

Maka dari itu, diterima SK tersebut. UNBI sudah siap menerima mahasiswa baru untuk Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi.

Impian UNBI bisa membuka FK memang sudah ditunggu-tunggu, bahkan sampai bermimpi dalam tidurnya. "Mulai besok (Jumat, 4/8/2026 - red) sudah terima mahasiswa," ungkap Astina.

Sementara itu, Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M., Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Prof. Dr. Eng. Yudi Darma, S.Si., M.Si. dan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Prof. apt. Ketut Adhyana, M.Si., Ph.D. kompak memberikan selamat dan apresiasi atas dibukanya FK UNBI.

"Semoga UNBI memberikan dampak yang lebih besar dengan berdirinya FK di Bali dan Indonesia," harap Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek Prof. Dr. Mukhamad Najib.

Pembukaan FK UNBI diharapkan mampu menampung lebih banyak anak-anak Bali dan Indonesia menempuh pendidikan kedokteran.

Sedangkan, Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Prof. Dr. Eng. Yudi Darma juga berharap agar FK UNBI menghasilkan dokter-dokter yang mampu memenuhi kualitas dan standard yang ditentukan. 

Dengan adanya FK UNBI, pihaknya melihat banyak peluang bisa dikembangkan kampus tersebut sekaligus mengembangkan Prodi lainnya.

Ia pun mengingatkan agar Prodi yang lain tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat untuk menghasilkan pendidikan tinggi berdampak segera diwujudkan.

Disamping itu, Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Prof. apt. Ketut Adhyana turut memberikan selamat pencapaian secara reami UNBI memiliki FK.

Diminta UNBI menghasilkan lulusan kedokteran memberikan dampak nyata bagi kesehatan Bali dan sekitarnya 

"Selamat bertugas dan bertanggungjawab, sangat baru bisa mulai menciptakan suasana akademik, iklim pembelajaran, atmosfer akademik serta ekosistem riset dan inovasi untuk memberikan dampak akademik, sosial dan ekonomi," imbuhnya.

Kepala LLDikti Wilayah VIII Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi juga merasakan bahagia dan bangga kepada UNBI.

SK Prodi Kedokteran sudah diterima, diharapakan mampu melahirkan SDM unggul bidang kesehatan. Hal itu relevan dengan kebutuhan masyarakat di tengah kemajuan global.

Kepercayaan pemerintah kepada UNBI untuk buka FK tetap dijaga dengan untuk mewujudkan SDM unggul, inovatif, bermutu dan berdampak kepada masyarakat. (GAB/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur  Modernisasi Sistem Jasa Transportasi Konvensional

Terpopuler

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Pemkab Wakatobi Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Udayana dalam Pengembangan Kepariwisataan

Pemkab Wakatobi Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Udayana dalam Pengembangan Kepariwisataan

Dirgahayu Republik Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia

India-Indonesia Roundtable Menyoroti Potensi Bali sebagai Hub bagi Produk India dan Perdagangan Pertanian

India-Indonesia Roundtable Menyoroti Potensi Bali sebagai Hub bagi Produk India dan Perdagangan Pertanian

Kemenpar Bidik Rp58,45 Miliar dari Pasar India Lewat ITB India 2026

Kemenpar Bidik Rp58,45 Miliar dari Pasar India Lewat ITB India 2026

Digelar Tiap Lima Tahun, Karya Yadnya Massal Desa Adat Mengwitani Perkuat Gotong Royong Krama

Digelar Tiap Lima Tahun, Karya Yadnya Massal Desa Adat Mengwitani Perkuat Gotong Royong Krama