Pemkab Wakatobi Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Udayana dalam Pengembangan Kepariwisataan
Banner Bawah

Pemkab Wakatobi Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Udayana dalam Pengembangan Kepariwisataan

Admin 2 - atnews

2026-09-01
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pemkab Wakatobi Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Udayana dalam Pengembangan Kepariwisataan
Bupati Wakatobi H. Haliana, S.E (ist/atnews)
Badung (Atnews) - Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, menjajaki kerja sama dengan Universitas Udayana (Unud) untuk pengembangan kepariwisataan Destinasi Super Prioritas (DSP) Wakatobi. 

Penjajakan tersebut berlangsung dalam pertemuan antara jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi dan Universitas Udayana di Gedung Rektorat Unud, Kampus Bukit Jimbaran, Senin (24/8/2026).

Pertemuan tersebut diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Wakatobi bersama Pusat Unggulan Pariwisata (PUPAR) Universitas Udayana sebagai langkah awal untuk membuka ruang kolaborasi dalam bidang penelitian, perencanaan, pengembangan destinasi, serta penguatan tata kelola kepariwisataan DSP Wakatobi. 

Bupati Wakatobi H. Haliana, S.E. memimpin langsung rombongan Pemerintah Kabupaten Wakatobi, yang terdiri dari Kepala Dinas Pariwisata Wakatobi La Tarima, S.Si., M.Si., Asisten II, Kepala Bagian Protokoler, Kepala Bagian Umum, serta jajaran pendamping lainnya.

Dari Universitas Udayana, pertemuan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Informasi Prof. Dr. Eng. Ir. Made Sucipta, S.T., M.T., IPM., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha, M.Si., serta Ketua Pusat Unggulan Pariwisata Universitas Udayana Prof. Ir. A. A. P. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., Ph.D., bersama para peneliti PUPAR.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama pengembangan kepariwisataan DSP Wakatobi dengan memanfaatkan kapasitas akademik, penelitian, serta pengalaman Universitas Udayana dalam perencanaan dan pengembangan destinasi pariwisata. 

“Wakatobi memiliki karakter kuat sebagai destinasi wisata bahari yang didukung kekayaan ekosistem pesisir dan laut.” Ungkap Bupati Wakatobi.

Keunggulan tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan pariwisata yang tidak semata-mata mengejar peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga menempatkan konservasi, keberlanjutan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi lokal sebagai bagian integral pengembangan DSP Wakatobi.

Posisi Wakatobi sebagai salah satu destinasi unggulan wisata bahari dengan kekayaan ekosistem bawah laut membuka peluang untuk mengembangkan model pengelolaan destinasi yang mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Universitas Udayana melalui PUPAR memiliki ruang kontribusi dalam memberikan dukungan berbasis riset dan pengetahuan untuk memperkuat kebijakan serta praktik pengembangan kepariwisataan di Wakatobi.

“PUPAR Universitas Udayana menjadi salah satu bagian penting dalam membuka peluang kolaborasi akademik dan profesional dengan Pemerintah Kabupaten Wakatobi,” ujar Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Informasi Universitas Udayana, Prof. Made Sucipta.

Menurutnya, kerja sama tersebut dapat diarahkan pada sejumlah bidang strategis, antara lain kajian dan perencanaan pariwisata, pengembangan destinasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan tata kelola pariwisata berkelanjutan. 

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi diharapkan dapat menghasilkan kebijakan dan program pengembangan pariwisata yang semakin berbasis data, kajian ilmiah, serta sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah.

“Penjajakan kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dapat berkembang menjadi berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kepariwisataan Wakatobi”. Ujar WR IV Unud.

“Kerja sama dengan Universitas Udayana diharapkan dapat memberikan penguatan dari sisi pengetahuan, perencanaan, dan pengembangan kepariwisataan Wakatobi,” ujar Bupati Wakatobi H. Haliana. 

Selanjutnya, Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi kedua pihak untuk mengidentifikasi program dan bidang kerja sama prioritas yang dapat dikembangkan bersama.

Hasil penjajakan selanjutnya diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui penyusunan kerangka kerja sama kelembagaan dan program kolaboratif yang lebih konkret, terukur, serta berorientasi pada keberlanjutan destinasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Wakatobi, Demikian pernyataan Bupati Wakatobi, di akhir pertemuan (Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Informasi Update Aplikasi atnews v.1.2

Terpopuler

Pasek Suardika Soroti Ketimpangan Proyek PLTS Bali: Barat Dibangun, Timur Mangkrak

Pasek Suardika Soroti Ketimpangan Proyek PLTS Bali: Barat Dibangun, Timur Mangkrak

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Dirgahayu Republik Indonesia 

Dirgahayu Republik Indonesia 

Pemkab Wakatobi Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Udayana dalam Pengembangan Kepariwisataan

Pemkab Wakatobi Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Udayana dalam Pengembangan Kepariwisataan