Denpasar (Atnews) - Ketua Korps Menwa Indonesia Provinsi Bali menyampaikan duka cita atas berpulangnya Gusti Ngurah Setat, purna tugas Bank Indonesia Denpasar, pada Kamis (14/5/2026) pukul 22.09 WITA di RS Siloam Denpasar. Almarhum meninggal dunia dalam usia 83 tahun.
Upacara ngaben almarhum berlangsung Selasa (19/5/2026) di Genah Pengabenan Santha Swarga, Setra Bugbug, Setra Badung, Desa Adat Denpasar. Prosesi dimulai pukul 06.30 WITA dengan pemberangkatan jenasah dari rumah duka di Jalan Kerta Husada II No. 14 Sidakarya, Denpasar Selatan, menuju lokasi pengabenan.
Rangkaian upacara nyiramang dilaksanakan pukul 07.30 WITA, dilanjutkan prosesi menuju setra pukul 09.30 WITA. Pembakaran atau pengesengan berlangsung pukul 10.00 WITA di Santha Graha.
Sebelumnya, pada Sabtu (16/5/2026) pukul 14.00 WITA, keluarga telah menjemput jenasah dari RS Siloam Denpasar untuk disemayamkan di rumah duka. Prosesi meajar-ajar dan ngelinggihang dijadwalkan pada 21 Mei 2026 di Pura Dadia Bondalem.
Pelaksanaan upacara turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi. Tampak hadir Ketua DHD Angkatan 45 Provinsi Bali, Bagus Ngurah Rai, yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Monumen Perjuangan Bangsal. Hadir pula Krisna Andika, Wakil Sekretaris GNPP Bali.
Ketua Korps Menwa Indonesia Provinsi Bali, Krisna Gunartha, bersama Sekretaris Arianta, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhum.
“Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa berkenan mengampuni segala kekhilafan almarhum semasa hidup, serta melimpahkan tempat yang layak di alam Swah Loka. Dumogi amor ing Acintya,” demikian pernyataan resmi organisasi.
Korps Menwa Bali juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan dan kekuatan. Pihaknya memohon maaf apabila almarhum memiliki kekhilafan selama hidup.
Gusti Ngurah Setat dikenal sebagai purna tugas Bank Indonesia Denpasar. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan rekan sejawat di Bali. (KRS/002)