Australia (Atnews) - Salah satu wartawan Antara, Dewa Ketut Sudiarta Wiguna mengaku bersyukur bisa lolos seleksi dari sekitar seribu pelamar beasiswa short course atau studi singkat yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia melalui program Australia Awards.
Setelah melalui proses panjang dengan esay yang menantang dan tes wawancara, akhirnya lolos seleksi dan menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di benua kanguru untuk "mencicipi" pendidikan di kampus University of Queensland, Brisbane, Australia, salah satu kampus top di negara ini dengan peringkat 42 di dunia berdasarkan QS World Ranking 2026.
Suhu dingin menyambut ketika mendarat di Bandara Melbourne, Sabtu (9/5/2026) bersama dengan 25 orang peserta dari beragam latar belakang mulai dari para ASN kementerian/lembaga (Bappenas, Komdigi, BSSN, Setneg), peserta dari Pemprov DKI Jakarta, KPUD Merauke, Bawaslu Pusat, NGO, asosiasi, akademisi dan enam orang wartawan termasuk saya yang satu-satunya dari Bali.
Tema short course yang saya jalani ini terkait tantangan mis/disinformasi, dan literasi media di tengah era digital.
"Menurut saya, ilmu studi singkat ini penting dan relevan di tengah derasnya arus informasi namun diwarnai banyak tantangan salah satunya masih belum cukup dibarengi pemahaman mendalam dan literasi masyarakat," kata Dewa di Australia, Minggu (17/5).
Pada Hari Senin, 11 Mei adalah hari pertama duduk di bangku kampus megah ini setelah sebelumnya menjalani pra-course di Jakarta pada awal April 2026.
Selain perjuangan, pihaknya menyakini ada faktor keberuntungan sebagai bonus yang dikirim Tuhan, Ida Sang Hyang Widhi sehingga mendapatkan kesempatan besar ini.
Melalui studi singkat ini pastinya membuka wawasan, jaringan lebih luas, mendongkrak kapasitas diri dan ilmu baru yang dapat, harapannya dapat memberi kontribusi kepada masyarakat khususnya di tanah kelahiran, Bali
"Mimpi saya merasakan kampus di negara maju terwujud, didasari keyakinan hingga akhirnya bisa meraihnya. Semoga unggahan ini memberi inspirasi bahwa kita pasti BISA!!," pungkasnya. (Z/002)