KADIN Bali Prioritaskan Cetak SDM 'UMKM Muda Keren' Sentuhan AI, Sinergikan Dunia Industri dan Pendidikan
Banner Bawah

KADIN Bali Prioritaskan Cetak SDM 'UMKM Muda Keren' Sentuhan AI, Sinergikan Dunia Industri dan Pendidikan

Admin 2 - atnews

2026-05-15
Bagikan :
Dokumentasi dari - KADIN Bali Prioritaskan Cetak SDM 'UMKM Muda Keren' Sentuhan AI, Sinergikan Dunia Industri dan Pendidikan
Ketum KADIN Bali Made Ariandi (ist/atnews)
Denpasar (Atnews) - Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Bali Made Ariandi mendorong generasi muda menjadi pengusaha "UMKM Muda Keren".

Hal itu terinspirasi dari gerakan "Petani Muda Keren". Saat ini momentum mewujudkan "UMKM Muda Keren" untuk mencetak calon-calon pegusaha tanah air masa depan menuju Indonesia Emas 2045.

Upaya itu dalam membuka lapangan pekerjaan baru, pengembangan talenta anak muda dengan sentuhan teknologi terkini.

Demikian disampaikan Ketum KADIN Bali Ariandi didampingi Wakil Ketua Umum ITC & Digital KADIN Provinsi Bali Agung Wirapramana dikenal Gung Pram dalam acara FGD Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Provinsi Bali 2026 diselenggarakan oleh Inkubator Bisnis LPPM Universitas Udayana (INBIS Unud) di Denpasar, Rabu (13/5).

Dengan membawakan materi "Sinergi Dunia Usaha & Pendidikan". Selama ini KADIN Bali telah kerjasama dengan perguruan tinggi di Bali baik swasta dan negeri yakni Unud, Undiknas, Poltekpar Bali, PNB, Universitas Dwijendra, Unwar hingga Unmar.

Menurutnya, Bali tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah. Namun Bali mempunyai SDM. Maka SDM Bali agar memiliki daya saing global dan siap menjadi pengusaha muda.

Kesiapan SDM tersebut akan menentukan kemajuan daerah dan negara. Sedangkan KADIN sendiri menjadi mitra strategis pemerintah untuk menaikkan dunia usaha sesuai Undang-undang Nomor 1 Tahun 1987. 

KADIN mendapatkan kesempatan untuk menaungi seluruh dunia usaha dari asosiasi yang banyak hadir di Bali. Serta memiliki praktisi usaha berbagai bidang baik pendidikan, pertanian, pertanian, impor/ekspor hingga pariwisata.

Dengan demikian, melanjutkan momentum Akad Massal KUR 1.000 UMKM. Diharapkan mampu membangun ekosistem wirausaha yang inklusif di Provinsi Bali.

Meskipun KADIN tidak mampu memberikam modal langsung usaha. Namun KADIN memiliki mitra lembaga dan organisasi, siap melalukan koordinasi dan kerja sama.

Kolaborasi lintas Kementerian UMKM, Hukum, dan Ekonomi Kreatif untuk menghubungkan 1.500+ peserta dari kalangan UMKM, inkubator bisnis, dan mahasiswa wirausaha dengan
akses permodalan strategis.

Kehadiran KADIN juga dalam mengimplementasikan link & match dunia industri dan pendidikan.

Dengan Inkubasi Bisnis, Integrasi kurikulum berbasis kompetensi industri di universitas (Udayana, Warmadewa, Undiksha), Penguatan UPK dan Inkubator Bisnis kampus melalui jaringan pasar anggota KADIN Bali.

Kemitraan nyata tersebut diharapkan menarik minat anak muda masuk dunia usaha, karena lulusan kampus tidak semua bisa bekerja di perkantoran maupun industri.

"Lulusan sarjana dari kampus tidak hanya pekerja perkantoran dan industri. Arahkan untuk UMKM pemula secara digital dan cerdas membaca peluang," bebernya.

Apalagi Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar diturunkan hingga di bawah 9 persen. Keputusan tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Rabu, 13 Mei 2026.

“Ini keputusan politik, saya sudah ambil bahwa bunga untuk Permodalan Nasional Madani, untuk kredit keluarga prasejahtera, dari 24 persen, kita turunkan harus di bawah 10 persen, harus di bawah 9 persen,” ucap Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyoroti ketimpangan akses pembiayaan yang selama ini justru membebani pelaku usaha mikro dengan bunga lebih tinggi dibanding pengusaha besar. 

“Padahal pengusaha - pengusaha besar kalau ke bank mungkin dapat 10 persen, 9 persen. Iya Pak Rosan, berapa? 9 persen? Bayangkan, orang kaya dikasih 9 persen, orang miskin 24 persen. Ini negara Pancasila, saya tidak paham,” katanya.

Presiden bahkan meminta agar skema bunga baru dapat ditekan hingga di bawah angka 9 persen. Menurut Kepala Negara, negara tidak boleh membiarkan masyarakat kecil menanggung beban pembiayaan lebih berat dibanding kelompok ekonomi atas.

“Terus menerus, kita akan pelajari di mana sistem kita lemah, di mana kekurangan kita perbaiki. Patokan kita adalah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45 dan tidak hanya slogan. Kita mau wujudkan situasi yang sebenarnya,” ujar Presiden.

Selain kebijakan penurunan bunga kredit, Presiden juga menekankan pentingnya reformasi regulasi dan percepatan perizinan usaha. Presiden meminta seluruh kementerian dan lembaga untuk mengurangi hambatan birokrasi yang selama ini dinilai memperlambat investasi dan kegiatan usaha.

“Semua pejabat dari semua K/L cari jalan untuk perbaiki sistem, kurangi ketidakefisiensi, permudah perizinan, jangan persulit. Pengusaha-pengusaha juga mengeluh, mereka mau bekerja dan mereka mau investasi, tapi kadang-kadang nunggu izin itu 1 tahun, 2 tahun,” tuturnya.

Untuk menangkap peluang kebijakan Presiden Prabowo tersebut. Diperlukan kesigapan dan kesiapan SDM. Jika tidak cepat menangkap peluang itu bisa diambil daerah lain.

"Itu harus cepat, diperkirakan insentif seperti itu tidak berlangsung lama. Kalu tidak siap ya tidak dapat memanfaatkan peluang dengan baik," imbuhnya.

Ditekankan juga, desain ulang struktur ekonomi UMKM Bali yang adaptif terhadap teknologi masa depan. Melakukan sinergi AI & UMKM dan Bonus Demografi.

Strategi akselerasi ekonomi nasional Menuju Indonesia Emas 2045 melalui "Penguatan Teknologi dan Kapasitas SDM".

Sedangkan hambatan iutama adopsi AI, sebanyak 85% pelaku bisnis di Indonesia saat ini belum memprioritaskan AI. 

Fokus utama masih tertuju pada masalah operasional harian dan stabilitas arus kas (Survival Mode).

AI sebagai alat akselerasi. AI seringkali hanya dipandang sebagai beban teknologi,
padahal fungsinya adalah mempermudah pekerjaan, meningkatkan efisiensi, dan menjaga momentum pertumbuhan (Growth Story).

Sementara sektor UMKM menyerap sekitar 97% tenaga kerja di Indonesia. Mesin pertumbuhan, inovasi digital tidak akan berdampak maksimal jika tidak menggerakkan UMKM. 

Transformasi digital bukan sekadar tentang bertahan hidup (survival) di tengah persaingan, melainkan menciptakan peluang pertumbuhan baru.

Investasi pada AI dan keterampilan SDM adalah investasi jangka panjang untuk efisiensi operasional dan skala ekonomi yang lebih besar bagi seluruh UMKM Indonesia.

Visi Indonesia Emas 2045 dengan membangun masa depan yang optimis dengan memberdayakan generasi muda dan pelaku UMKM sebagai garda terdepan
transformasi digital nasional.

KADIN Bali mendorong keterlibatan teknologi tingkat lanjutuntuk UMKM Bali dan Nasional:1) AI Scoring: Penilaian kredit yang objektif dan instan; 2) Geo-Intelligence: Pemetaan pasar dan potensi logistik wilayah Bali; 3) Digital Asset HKI: Perlindungan kekayaan intelektual melalui sistem terintegrasi.

Penyaluran KUR Berbasis AI, meningkatkan akses pembiayaan melalui pemanfaatan data untuk mendukung daya saing UMKM.

AI menganalisis pola transaksi untuk memitigasi risiko gagal bayar secara real-time. Mempercepat proses akad massal dari hitungan hari menjadi hitungan menit. (GAB/ART/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Kapal Kandas,  Ratusan Penumpang Dievakuasi Tim SAR 

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD