Rektor Dwijendra: Mahasiswa PKM harus Menjadi Change Agent dalam Percepatan Pembangunan Prioritas Bali
Banner Bawah

Rektor Dwijendra: Mahasiswa PKM harus Menjadi Change Agent dalam Percepatan Pembangunan Prioritas Bali

Admin 2 - atnews

2026-05-14
Bagikan :
Dokumentasi dari - Rektor Dwijendra: Mahasiswa PKM harus Menjadi Change Agent dalam Percepatan Pembangunan Prioritas Bali
Rektor Dwijendra University, Prof. Dr. Ir, Gede Sedana, M.Sc. MMA (ist/atnews)
Badung (Atnews) - Universitas Dwijendra semakin memperkuat komitmentnya untuk senantiasa memberikan kontribusi terhadap pembangunan Bali yang itu melalui pelaksanaan kegiatan Mahasiswa dan Dosen dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Tematik Tahun 2026. Demikian disampaikan oleh Rektor Dwijendra University, Prof. Dr. Ir, Gede Sedana, M.Sc. MMA.

Saat memberikan sambutan dalam acara Serah Terima Mahasiswa dan Dosen pada kegiatan PKM yang diselenggarakan di Desa Sibanggede dan Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, pada Senin 11 Mei 2026.

Sedana menambahkan bahwa kegiatan PKM yang dilakukan diawali melalui kesepakatan bersama dengan Perbekel Desa Sibang Gede dan Perbekel Desa Sibang Kaja untuk mendorong peningkatan pembangunan di kedua desa dengan beberapa kegiatan yang dibutuhkan oleh masyarakat, seperti pengelolaan sampah, ketahanan dan kedaulatan pangan, ekowisata/agrowisata, pemberdayaan generasi muda dan berbagai kegiatan lainnya.

Kegiatan-kegiatan tersebut sekaligus menjawab tantangan program pembangunan Provinsi Bali yang memiliki visi Nangun Sat Kerthi Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru. Mahasiswa Dwijendra University di bawah bimbingan dari Dosen Pendamping sangat diharapkan memberikan kontribusi kemanfaatan terhadap warga masyarakat dan pembangunan desa melalui transfer ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat dibutuhkan sebagaimana peran mahasiswa sebagai change agent di desa, tambah Sedana yang didampingi oleh para Wakil Rektor dan Ketua LPPM Dwijendra University.

​Sementara itu, Kepala Desa Sibanggede, I Wayan Darmika menyambut baik kehadiran mahasiswa Dwijendra University untuk turut mendorong pembangunan desa terutama untuk menangani masalah utama yang sedang dihadapi, seperti pengelolaan sampah dan ketahanan pangan.

Pengelolaan sampah berbasis sumber harus secara total dapat dilakukan oleh warga untuk mempercepat penuntasan masalah sampah di desa. Pihak desa juga telah memiliki TPS3R yang memiliki fungsi untuk pengolahan sampah, dimana pengelolaannya agar dapat semakin memberikan manfaat sosial, ekonomis dan lingkungan.

Mahasiswa Dwijendra University melalui program PKM agar turut mendorong kapasitas pengelola TPS3R untuk mengoptimalkan pengelolaan sampahnya. Edukasi pada level warga masyarakat menjadi salah satu kegiatan yang kami harapkan dari mahasiswa, imbuhnya.

Sedangkan penanganan ketahanan pangan di desa juga agar dapat ditingkatkan kualitasnya melalui penyuluhan dan pendampingan kepada para petani termasuk petugas khusus yang disiapkan oleh kepala desa.

Kepala Desa Sibangkaja, Ni Nyoman Rai Sudani, SH. juga mengharapkan agar dapat dibangun sinergi yang kuat antara pihak desa dengan sivitas akademika Dwijendra University melalui kegiatan PKM meskipun dalam jangka waktu yang tidak lama. Sudani menyampaikan bahwa pengelolaan sampah sudah mulai digiatkan melalui pembuatan tebe modern, penyediaan tempat sampah dan edukasi terkait dengan pengelolaan sampah berbasis sumber, seperti pemilahan samapah organi dan non-organik termasuk residu.

Oleha karena itu, mahasiswa Dwijendra University diharapkan dapat membangkitkan kesadaran yang semakin kuat kepada warga untuk melakukan pemilahan sampah termasuk pengolahan sampah melalui TPS3R. Sedangkan, kegiatan lainnya yang dibutuhkan adalah menjaga kelestarian sumber air melalui peningkatan kondisi Pura Beji yang ada di pinggir Sungai. Kehadiran mahasiswa, khususnya dari Fakultas Teknik diharapkan dapat membantu membuat disain dan merancang Pembangunan Pura Beji yang memiliki nilai-nilai religious yang sangat kuat, pinta Sudani.

Pada akhir acara Serah Terima, Sedana yang didampingi oleh perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali menyerahkan 6.000 bibit tanaman cabe, tomat dan terong kepada ke dua kepala desa untuk dapat ditanam dan dibudidayakan secara baik bersama-sama dengan mahasiswa. Selain itu, Sedana juga menyerahkan bantuan bibit tanaman Nangka dan Alpukat yang bantu oleh dari BPDAS Unda Anyar kepada warga melalui kepala desa dengan harapan menjadi pohon yang produktif dan memberikan tambahan penghasilan selain menjaga keasrian lingkungan.

Beberapa kegiatan lainnya yang diprogramkan pada PKM di Desa Sibanggede dan Sibangkaja adalah pembinaan generasi muda dalam aspek penguatan kapasitas communication skill berbahasa Inggris, penguatan budaya bagi generasi muda, penguatan norma-norma sosial/sadar hukum, selain memberikan sosialisasi program-program pembangunan provinsi Bali agar mengakar dan membumi di tengah-tengah masyarakat. (Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Kasum TNI Keynote Speech Rakornas Penanggulangan Bencana di Surabaya

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD