Banner Bawah

Kasus LSD Terkendali, Buleleng Batasi Distribusi Sapi

Admin 2 - atnews

2026-01-29
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kasus LSD Terkendali, Buleleng Batasi Distribusi Sapi
Ket.Foto : Kepa Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng Gede Melandrat (ist/Atnews)

Buleleng (Atnews) - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pertanian memastikan kasus Lumpy Skin Disease (LSD) pada ternak sapi di Kecamatan Gerokgak masih dalam kondisi terkendali. Hingga saat ini, tidak ditemukan penyebaran lanjutan dan sapi yang sempat terpapar telah kembali sehat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, Rabu (28/1), mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium yang dilakukan BBVet Denpasar terhadap 25 ekor sapi menunjukkan hanya tiga ekor yang positif LSD. Rinciannya, dua ekor berada di Desa Sumberklampok dan satu ekor di Desa Pejarakan.

“Dari 25 ekor yang diperiksa, hanya tiga yang positif dan saat ini kondisinya sudah sehat. Tidak ada perkembangan kasus,” kata Gede Melandrat.

Ia menjelaskan, sejak dua minggu terakhir Dinas Pertanian rutin turun ke lapangan untuk melakukan edukasi kepada peternak, pemberian pengobatan, serta pemantauan kesehatan ternak. Upaya tersebut berhasil menghentikan penularan dan memulihkan kondisi sapi yang sebelumnya terinfeksi.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Pertanian bersama aparat desa memberlakukan pembatasan sementara distribusi sapi di wilayah Kecamatan Gerokgak. Sapi dari wilayah terdampak untuk sementara tidak diperbolehkan keluar maupun masuk.

“Sekarang kita batasi distribusi. Tidak boleh ada sapi masuk dan keluar dulu kurang lebih 3 bulan. Ini kita lakukan bersama aparat desa,” ujarnya.

Melandrat mengakui, meskipun kondisi relatif aman, isu LSD berpotensi menurunkan harga jual sapi hidup di tingkat peternak. Namun ia menegaskan bahwa harga daging sapi tidak terdampak. “Yang terdampak itu harga jual sapi per ekor, bukan dagingnya,” ucapnya.

Ia juga mengimbau peternak agar lebih berhati-hati dalam membeli ternak, terutama sapi dari luar daerah yang diperoleh melalui penjualan daring, karena berisiko membawa penyakit jika tidak dicek langsung kondisinya. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : PVMBG Tetapkan Zona Berbahaya Sektoral Gunung Karangetang

Terpopuler

Perpustakaan Mahima Dibuka, Wabup Supriatna : Berharap Dapat Meningkatkan Literasi Generasi Muda Buleleng

Perpustakaan Mahima Dibuka, Wabup Supriatna : Berharap Dapat Meningkatkan Literasi Generasi Muda Buleleng

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Dugaan Kekerasan Terhadap Anak, Pengelola Panti Asuhan di Desa Jagaraga, Buleleng, Bali Ditahan Polisi

Dugaan Kekerasan Terhadap Anak, Pengelola Panti Asuhan di Desa Jagaraga, Buleleng, Bali Ditahan Polisi

Anggota DPR RI Ketut Kariyasa Adnyana Dorong Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti di Buleleng Diusut Tuntas

Anggota DPR RI Ketut Kariyasa Adnyana Dorong Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti di Buleleng Diusut Tuntas