India Bangun Bandara Internasional Baru, PM Modi Jadikan Visakhapatnam Pusat Ekonomi dan Teknologi
Banner Bawah

India Bangun Bandara Internasional Baru, PM Modi Jadikan Visakhapatnam Pusat Ekonomi dan Teknologi

Admin 2 - atnews

2026-08-06
Bagikan :
Dokumentasi dari - India Bangun Bandara Internasional Baru, PM Modi Jadikan Visakhapatnam Pusat Ekonomi dan Teknologi
Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi (ist/atnews)
India (Atnews) – India memperkuat pengembangan kawasan pesisir timur melalui pembangunan Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju di Visakhapatnam, Andhra Pradesh.

Bandara yang dibangun oleh operator bandara GMR tersebut diproyeksikan menjadi pengungkit konektivitas, investasi, dan pertumbuhan ekonomi di salah satu kawasan teknologi informasi (IT) terbesar di India.

Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi mengatakan pembangunan bandara baru ini merupakan bagian dari strategi pemerintah menjadikan Visakhapatnam atau Vizag sebagai pusat teknologi informasi dan ekonomi baru di India.

"Jalan menuju kemakmuran adalah melalui investasi, produksi, ekspor, dan lapangan kerja," ujar Modi saat meresmikan bandara tersebut Minggu (2/8/2026).

Visakhapatnam selama ini dikenal sebagai salah satu pusat industri teknologi di pesisir timur India. Sejumlah perusahaan teknologi global telah mengembangkan investasinya di kawasan tersebut, termasuk pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI) Google, serta kehadiran perusahaan seperti Nvidia dan sejumlah perusahaan teknologi lainnya.

Chairman Energy & International Airports GMR, Srinivas Bommidala, mengatakan keberadaan bandara internasional baru diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir timur India melalui peningkatan konektivitas udara.

Menurutnya, infrastruktur penerbangan menjadi faktor penting untuk mendukung sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di wilayah tersebut.

"Karena itu diperlukan platform penerbangan internasional terpadu untuk mendorong pariwisata, memfasilitasi perdagangan, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat," kata Bommidala.

Ia menambahkan, pengembangan jaringan penerbangan juga diarahkan untuk memperkuat hubungan India dengan sejumlah negara mitra, termasuk Indonesia.

"Indonesia adalah salah satu negara penting bagi kami. Jika konektivitas langsung tersedia, hubungan kedua negara akan semakin erat," ujarnya.

Bandara tersebut dibangun dengan investasi lebih dari 56,4 miliar rupee atau sekitar 591 juta dolar Amerika Serikat melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). 

Dalam pengembangannya, GMR mengadopsi pengalaman pembangunan bandara greenfield di Hyderabad dan Goa.

Perusahaan juga menargetkan Bandara Bhogapuram berkembang menjadi salah satu pusat penerbangan internasional yang mampu bersaing dengan bandara utama di Asia, termasuk Bandara Changi di Singapura.

Bandara baru ini memiliki kapasitas awal melayani sekitar enam juta penumpang per tahun dan dijadwalkan mulai beroperasi pada 17 Agustus 2026.

Bandara tersebut diberi nama Alluri Sitarama Raju, tokoh pejuang kemerdekaan India yang memimpin perlawanan terhadap kolonial Inggris di wilayah Andhra Pradesh.

Executive Director and Chief Innovation Officer GMR Group, S.G. Kishore, mengatakan penamaan bandara menggunakan nama tokoh nasional merupakan tradisi yang lazim di India, seperti Bandara Indira Gandhi di Delhi maupun Bandara Rajiv Gandhi di Hyderabad.

"Alluri Sitarama Raju merupakan figur yang tumbuh dan berjuang di wilayah ini. Penamaan ini menjadi bentuk penghormatan atas warisan sejarah lokal yang berdampak nasional," kata Kishore dalam siaran pers, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, penamaan tersebut juga membawa pesan edukatif bagi generasi muda agar mengenal sejarah perjuangan bangsanya.

Ia menjelaskan, sosok Alluri Sitarama Raju dipilih karena dinilai mencerminkan semangat keberanian, kemandirian, dan pantang menyerah meski menghadapi keterbatasan.

"Kami ingin generasi baru percaya pada potensi diri dan tidak pernah meremehkan kemampuan yang dimiliki. Jika seorang tokoh dengan kelompok lokal bersenjata seadanya mampu menantang kekuatan imperialis, maka tidak ada alasan bagi kita untuk merasa kecil," ujarnya.

Selain memperkuat konektivitas udara, pemerintah India dan GMR berharap kehadiran Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju menjadi simbol pembangunan yang memadukan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian nilai sejarah, sekaligus memperkuat posisi Visakhapatnam sebagai pusat teknologi, investasi, dan logistik di pesisir timur India (Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Mendesak Pembangunan Jembatan di Bhuana Giri Karangasem

Terpopuler

Asbes dan Kanker

Asbes dan Kanker

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bali Dwipa 

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bali Dwipa 

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380

KMHDI Maluku Apresiasi Kinerja Plt Kepala BWS Maluku di Tengah Kondisi Transisi Kepemimpinan

KMHDI Maluku Apresiasi Kinerja Plt Kepala BWS Maluku di Tengah Kondisi Transisi Kepemimpinan

Belajar dari Sejarah, Rekomendasi Seminar Nasional Seratus Tahun Rarud Batur

Belajar dari Sejarah, Rekomendasi Seminar Nasional Seratus Tahun Rarud Batur