Badung (Atnews) - Pada tanggal 20 November 1946, pasukan pejuang Bali yang dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai melakukan perlawanan gigih terhadap pasukan Belanda, yang berusaha merebut kembali kekuasaan atas pulau ini.
Namun, tidak hanya di Margarana saja perjuangan heroik terjadi. Di Bangsal, Gaji, Dalung, Kuta Utara, Badung, terdapat peristiwa heroik yang menjadi nomor 7 dari 49 peristiwa penting di Bali. Peristiwa ini terjadi pada 16 Agustus 1945 dan menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perjuangan kemerdekaan Bali.
Untuk mengenang dan menghormati jasa para pejuang kemerdekaan, telah dibangun Monumen Perjuangan Bangsal. Monumen ini diresmikan dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Bali Mangku Pastika dan pembukaan selubung oleh Wakil Gubernur Bali Puspayoga.
Monumen Perjuangan Bangsal menjadi simbol keberanian dan semangat juang rakyat Bali dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Monumen ini juga menjadi destinasi wisata sejarah yang penting bagi masyarakat Bali dan Indonesia.
Bendesa Adat Desa Adat Padangluwih Adi Ardana mengungkapkan bahwa Bangsal adalah markas rahasia gerakan tanah perang kemerdekaan Republik Indonesia di Bali. Hal tersebut diungkapkan pada acara Silahturahmi Kerabat Putra Pejuang di MPB, Minggu (24/8/2025).
Mengenai Kerahasiaan Adi Ardana yang pernah menjabat Kelian Adat Gaji, merupakan tanggungjawab kolektif untuk melindungi setiap kegiatan rapat pimpinan pejuang. Sebagai putra veteran, Bendesa Adat Adi Ardana juga menyatakan dukungannya terhadap setiap kegiatan Monumen Perjuangan Bangsal.
Ketua Umum Monumen Perjuangan Bangsal dr. Bagus Ngurah Putu Arhana, Sp.A (K) menjelaskan bahwa melalui monumen ini, kita dapat mengenang dan menghormati jasa para pejuang kemerdekaan yang telah berjuang dengan gigih untuk kemerdekaan Indonesia. Mari kita kenang dan hormati jasa para pejuang kemerdekaan Indonesia, dan teruslah memperjuangkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dengan demikian, Monumen Perjuangan Bangsal tidak hanya menjadi simbol sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperjuangkan nilai-nilai kemerdekaan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. MERDEKA!
( KA/001)