Tanda Kehormatan dari Presiden kepada Ida Bhagawan Blebar Gianyar 
Banner Bawah

Tanda Kehormatan dari Presiden kepada Ida Bhagawan Blebar Gianyar 

Atmadja - atnews

2019-07-17
Bagikan :
Dokumentasi dari - Tanda Kehormatan dari Presiden kepada Ida Bhagawan Blebar Gianyar 
Slider 1
Gianyar, 17/7 (Atnews).Dua momen bersejarah terjadi sekaligus dalam kehidupan Anak Agung Gde Agung Bharata, SH mantan Bupati bertepatan dengan Hari Purnama sasih kasa Selasa (16/7). 
Anak Agung Gde Agung Bharata panglingsir dari  Puri Gianyar melakukan ritual Madwijati menjadi Sulinggih bergelar Ida Bhagawan Blebar .
Sebagai seorang Sulinggih Ida Bhagawan semakin memantapkan langkah untuk menjalani kehidupan spiritual.
"Ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan alam, melalui lantunan doa, karena mengabdi secara fisik saya sudah tidak mampu," ungkap beliau.
Momen kedua di hari yang sama, beliau menerima telegram dari Kementerian Dalam Negeri yang dikirimkan melalui Bagian Tata Pemerintahan dan Kerjasama, Setda Gianyar, Presiden RI menganugrahkan tanda kehormatan Satya Lancana Karya Bhakti Praja Nugraha kepada beliau. 
Penganugerahan ini sebagai bentuk apresiasi Presiden kepada Kepala Daerah yang telah melaksanakan praktik tata kelola pemerintahan yang baik sejalan dengan platform tata kelola pelayanan publik dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan yang diukur melalui hasil EKPPD (Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah).
Terkait penganugerahan tanda kehormatan yang diberikan oleh Presiden, Ida Bhagawan Blebar Gianyar menyatakan terima kasih. Baginya, penghargaan yang diterima ini melengkapi kebahagiaan tertinggi yang dirasakannya karena proses dwijati (proses kelahiran kembali secara spiritual) yang dijalani. Namun, Ida Bhagawan mengatakan bahwa beliau tidak bisa berangkat ke Jakarta untuk menerima penghargaan tersebut.
 “Saya meminta maaf kepada pemerintah, kepada Bapak Presiden, karena saya belum boleh meninggalkan tempat sebelum lewat waktu 11 hari setelah padiksan,” jelas Ida Bhagawan. 
Ditambahkannya, hal ini sudah merupakan bagian dari etika, norma, dan adab kesulinggihan yang tidak boleh dilanggarnya. 
Bupati  Made Mahayastra mengatakan,  penganugerahan yang diterima Ida Bhagawan selaku mantan Bupati merupakan kebanggaan Pemkab Gianyar. Ini merupakan prestasi dan sejarah yang ditorehkan Ida Bhagawan saat beliau menjabat sebagai Bupati. 
"Ida Bhagawan telah membangun pondasi praktik tata kelola pemerintahan yang baik di Gianyar," kata Mahayastra. (Mur/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Smartdesa C@shless No.1

Terpopuler

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

Dirgahayu Republik Indonesia 

Dirgahayu Republik Indonesia 

Asbes dan Kanker

Asbes dan Kanker

730 Siswa Gianyar Arak Bendera 100 Meter, Tanamkan Jiwa 45: Suara Sejarah, Merawat Negeri dengan Integritas dan Kejujuran

730 Siswa Gianyar Arak Bendera 100 Meter, Tanamkan Jiwa 45: Suara Sejarah, Merawat Negeri dengan Integritas dan Kejujuran

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif