Widminarko Wartawan Tiga Zaman, Serahkan Buku Hasil Karyanya kepada Monumen Perjuangan Bangsal
Banner Bawah

Widminarko Wartawan Tiga Zaman, Serahkan Buku Hasil Karyanya kepada Monumen Perjuangan Bangsal

Artaya - atnews

2019-06-06
Bagikan :
Dokumentasi dari - Widminarko Wartawan Tiga Zaman, Serahkan Buku Hasil Karyanya kepada Monumen Perjuangan Bangsal
Slider 1
Denpasar, 6/6 (Atnews) - Widminarko, wartawan tiga zaman yang juga pernah menjabat ketua PWI Bali, menyerahkan puluhan buku hasil karyanya kepada Ketua Pelaksana Monumen Perjuangan Bangsal, Bagus Ngurah Rai, pada acara halal bihalal Indul Fitri 1440 H.
Buku yang diserahkan tahap pertamanya Kamis (6/6) disaksikan oleh I Ketut Atmadja  mantan Kepala LKBN Antara Bali, Suyadnya dari Redaksi Pos Bali, Sri Mudani Manik dan sejumlah wartawan muda lainnya.
Widminarko berharap agar buku yang antara lain berjudul Widminarko Era Aji Mumpung, Widminarko Mandiri Belajar Sendiri dan kumpulan artikel Rubrik Orbit dari Tabloid khas Tokoh, dapat tersimpan untuk kepentingan masyarakat di Perpustakaan  Monumen Perjuangan Bangsal.
Monumen yang Markas Rahasia Pertemuan Gerakan Bawah Tanah Perang Kemerdekaan Republik Indonesia di Bali, dan dilokasi ini juga dibangun menumen Resimen Mahasiswa Ugrasena Bali setengah abad dalam pengabdian kepada Nusa dan Bangsa.
Monumen tidak saja mendapat kunjugan dari mahasiswa dan pelajar di daerah ini  juga banyak didatangi wisatawan mancanegara yang sedang berliburan di pulau Dewata.
Widminarko yang menjadi Ketua PWI Bali dua perioda tahun 1983-1987 dan 1987-1991 mengatakan berjanji secara bertahap dan lagi menyerahkan buku hasil karya dan buku perpustakaan pribadinya untuk diserahkan supaya mendapat perawatan sebagai mana mestinya di Markas Perjuangan Bangsal.
Pria yang kini masih aktif dalam tulis menulis artikel kekinian itu berharap bisa kumpul-kumpul dalam acara silaturahmi dengan rekan wartawan sepuh tahun 1960-1970-an, seperti Ketut Tjekeg, Raka Santri (walaka) I Gusti Bagus Sudiatmaka Sugriwa (walaka). Putu Setia (walaka). Made Nariana, Djesna Winada, Made Widia, Ir Wayan Windia, Bambang Suminto, Drs Diartha Nida dan rekan lainnya.(01/02).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Bandara Ngurah Rai Ditutup 24 Jam Saat Nyepi 2019

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan