Pemedek Membludak di Besakih Petugas Kebersihan Kesulitan Angkut Sampah
Banner Bawah

Pemedek Membludak di Besakih Petugas Kebersihan Kesulitan Angkut Sampah

Artaya - atnews

2019-04-02
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pemedek Membludak di Besakih Petugas Kebersihan Kesulitan Angkut Sampah
Pemedek Membludak di Besakih Petugas Kebersihan Kesulitan Angkut Sampah
Pemedek Membludak di Besakih Petugas Kebersihan Kesulitan Angkut Sampah

KARANGASEM, 2/4 (Atnews) - Seiring membludaknya kedatangan para pemedek ke Puara Agung Besakih, sampah persoalan klasik kembali menghantui keasrian lingkungan pura terbesar di Bali.

Dibeberapa titik sudah jelas terpasang himbauan agar siapaun tidak membuang sampah pelastik disembarang tempat. Namun faktanya ketika media ini datang ke Pura Besakih hampir disemua sudut jalur masuk Pura terdapat sampah pelastik dan botol minuman berserakan.

Tidak hanya hinbauan berupa tulisan, pemberitahuan lewat pengeras suara pun sudah berulang kali disuarakan agar para pemedek tidak membuang sampah disembarang tempat. Selain sampah yang berserakan, tong yang berada di beberapa sudut areal Pura juga terlihat penuh berjubel berisi sampah.

Humas Managemen Operasional Pura Beaakih, I Gusti Bagus Kariawan saat dikonfirmasi media ini mengenai penanganan sampah di Pura Besakih pada Selasa (02/04) penyebab banyaknya sampah berserakan adalah selain belum semua pemedek sadar akan hal tersebut juga dikarenakan membludaknya pemedek hingga macet total, akibatnya petugas kebersihan tidak bisa bekerja maksimal.

"Pemedek saja sangat sulit bergerak karena banyaknya orang, apalagi armada kebersihan," ujarnya.

Semua tim kebersihan yang ada di Pura Besakih baik itu tim kebersihan dari MO, dari Pemkab mupun dari Provinsi serta pengayah juga mengalami kendala yang sama yaitu banyaknya pemedek menyebabkan proses pengangkutan sampah menjadi tidak bisa dilakukan.(gd/ika).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Dukungan TNI di Wilayah Bencana Untuk Wujudkan Stabilitas Sosial Masyarakat

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan