Padi Hasil Panen Petani Berkurang Hingga 70 Persen
Banner Bawah

Padi Hasil Panen Petani Berkurang Hingga 70 Persen

Artaya - atnews

2019-03-20
Bagikan :
Dokumentasi dari - Padi Hasil Panen Petani Berkurang Hingga 70 Persen
Slider 1
Bangli 20/3 (Atnews) - Petani di Subak Tanggahan Tengah Desa Demulih, Susut gigit jari. Pasalnya, hasil panen padinya mengalami penurunan hingga tujuh puluh persen lebih.
Hal ini lantaran padi mereka diserang hama tikus dan penyakit busuk leher.
Berdasarkan pantauan, Rabu (20/03), sebagian tanaman padinya banyak yang kosong. 
Menurut salah seorang petani I Wayan Sudaya saat ditemui menyampaikan anjeloknya hasil panen ini lantaran padi  diserang hama tikus yang cukup ganas,selain itu kondisi diperparah dengan serangan penyakit busuk leher  yang menyebabkan bulir padi membusuk” jelasnya
Lanjut dia, dari enam bulan sudah mulai turun , yang awalnya tiga puluh tujuh karung saat ini hanya tujuh kampil , akibat serangan hama tikus yang cukup ganas , satu-satunya cara yang dilakukan petani yakni meracuni tikus dan menyemprot namun tidak mempan , kami harap pemerintah harus turun tangan agar petani tidak merugi”harapnya.
Atas kondisi ini, Sudaya mengaku hanya bisa pasrah, akibat serangan hama tikus ini menyebakan dirinya harus menderita kerugian hingga jutaan rupiah. "Biaya operasional yang saya keluarkan banyak. Sekarang padi gagal panen. Lumayan kerugiannya," tuturnya.
Untuk tetap mendapatkan penghasilan, kata Sudaya terpaksa beralih menjadi buruh pembuat kandang ayam di lingkungan tempat tinggalnya. Hasil yang didapatkan dikatakan cukup untuk menunjang kebutuhan hidup setiap harinya. "Saya terpaksa jadi buruh. Biar dapat saja penghasilan," ujaarnya.(Anggi/ika)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengemudi Kabur, Tabrakan Beruntun Truk Galian C Terguling

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

BALI TOURISM RUN 2026 – THE JOURNEY BEGIN FROM JATILUWIH

BALI TOURISM RUN 2026 – THE JOURNEY BEGIN FROM JATILUWIH

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan