Cawapres Sandiaga Mengingatkan Pendukung Jaga Kondusifitas Pilpres 2019
Banner Bawah

Cawapres Sandiaga Mengingatkan Pendukung Jaga Kondusifitas Pilpres 2019

Artaya - atnews

2019-02-24
Bagikan :
Dokumentasi dari - Cawapres Sandiaga Mengingatkan Pendukung Jaga Kondusifitas Pilpres 2019
Tokoh YYDiaz Center Yosep Yulius Diaz
Denpasar (Atnews) - YYDiaz Centre kedatangan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno No. Urut 2 yang dipadati tokoh politik beserta simpatisanya.
Kegiatan itu dikemas dalam bentuk Teraz Dialog ke-4 membuka 
ruang literasi publik untuk menggalang partisipasi warga semakin dewasa dalam berdemokrasi.
Hal itu disampaikan ini dihadiri oleh Tokoh YYDiaz Center Yosep Yulius Diaz yang akrab disapa Yusdi yang  mengusung tema “Persatuan Indonesia” di Warung Sang Dewi, jl. Tukad Musi I, Renon, Denpasar, Sabtu (23/2).
Tema yang diusung sesuai dengan bunyi sila ketiga Pancasila.
Menurutnya tema tersebut sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini dengan semakin naik suhunya akibat Pilpres yang semakin dekat.
“Tema  ini benchmark atau tanggul kita dalam bernegara yang saat ini cukup mengkhawatirkan, jadi kita merasa perlu untuk kembali menyuarakan pentingnya menjaga persatuan kita dalam kontestasi Pilpres ini,” ujarnya.
Dalam perhelatan Pilpres agar mengutamakan persatuan, karena pest demokrasi hanya hajatan lima tahun sekali.
“Ini hanya jalan kita untuk membangun bangsa, jangan sampai ini justru malah membuat bangsa kita terpecah,” tegasnya.
Sementara Cawapres Sandiaga Uno memberikan mengapresiasi dialog sebagai wujud kebhinekaan.
“Ini adalah wujud kebhinekaan kita, banyak masyarakat tumpah ruah di sini, saya juga bersyukur bisa hadir di tengah-tengah masyarakat khususnya dalam acara dialog ini ” ungkapnya.
Sandiaga juga mengingatkan kepada masyarakat Bali, khususnya para pendukungnya agar tetap menjaga dan mengedepankan persatuan dalam Pilpres ini.
Terkait adanya sekelompok masyarakat yang menyambutnya dengan membentangkan spanduk dan meneriakan Jokowi saat keluar dari area Bandara Ngurah Rai, Ia mengaku menanggapi hal tersebut dengan pikiran positif.
“Mereka tidak mungkin mau capek-capek berdiri dan berteriak-teriak seperti itu kalau tujuannya bukan ingin menunggu kita, jadi saya nilai itu positif saja,” terang Sandiaga. (SUR/ART)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gerakan Desa Damai

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Pimpinan DPRD Badung Ucapkan Galungan dan Kuningan

Pimpinan DPRD Badung Ucapkan Galungan dan Kuningan

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan