Wagub Cok Ace Terima Audensi Dubes Perancis, Bahas Masalah Pariwisata, Ekonomi, Budaya dan Lingkungan
Banner Bawah

Wagub Cok Ace Terima Audensi Dubes Perancis, Bahas Masalah Pariwisata, Ekonomi, Budaya dan Lingkungan

Artaya - atnews

2019-02-23
Bagikan :
Dokumentasi dari - Wagub Cok Ace Terima Audensi Dubes Perancis, Bahas Masalah Pariwisata, Ekonomi, Budaya dan Lingkungan
Wagub Bali Cok Ace
Denpasar (Atnews) - Duta Besar Perancis untuk Indonesia Y.M. Jean-Charles Berthonnet berharap hubungan baik yang sudah terjalin antara Perancis dengan Bali, baik itu di bidang pariwisata, ekonomi, budaya dan lingkungan dapat terus ditingkatkan di masa depan. Hal ini disampaikannya saat diterima Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di Ruang Tamu Wakil Gubernur, Kantor Gubernur Bali, Jumat (22/2).
Dubes Berthonnet mengaku senang mendengar data wisatawan Perancis yang terus meningkat dan hubungan dagang yang cukup besar antara Perancis dengan Bali. “Data (ekspor) ini menjadi bukti investor yang ada di Bali merasa nyaman dengan iklim perdagangan di Bali,” kata Berthonnet.
Sebelumnya Wagub Cok Ace memaparkan kunjungan wisatawan Perancis ke Bali sejak tahun 2014 yang terus meningkat rata-rata 11 persen setiap tahunnya. Sementara di bidang perdagangan ekspor dari Bali ke Perancis mencapai 42,5 juta USD. “Meskipun sempat terjadi bencana di beberapa daerah di Indonesia, itu tidak mempengaruhi minat wisatawan Perancis ke Bali,” kata Wagub yang juga Ketua PHRI Bali ini. Ia memaparkan data bulan Januari 2019 wisatawan Perancis yang datang ke Bali sebanyak 7819 orang, meningkat dari tahun sebelumnya Januari 2018 yang berjumlah 6731 orang. 
Kesempatan ini sekaligus dimanfaatkan Wagub Cok Ace untuk menyampaikan kondisi Gunung Agung dan bagaimana pelaku pariwisata bersama pemerintah sudah bekerjasama untuk mengendalikan situasi dengan baik. 
Terkait isu lingkungan yang menjadi ketertarikan pemerintah Perancis, Wagub Cok Ace menyampaikan Gubernur Bali telah mengeluarkan Pergub tentang pembatasan plastik sekali pakai. “Kami juga dalam tahap beralih ke energi terbarukan yang lebih hijau. Salah satunya pembangkit listrik Celukan Bawang yang secara bertahap beralih dari batu bara ke gas,” kata tokoh Puri Ubud ini.
Pertemuan ini dihadiri pula Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali AA Gede Yuniartha Putra dan Yayasan Alliance Franchaise. (R) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Transaksi Non Tunai di Bali Ada Diperingkat Dua

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan