Dikhawatirkan Akan Punah,  Petani dan Peternak di Bali
Banner Bawah

Dikhawatirkan Akan Punah,  Petani dan Peternak di Bali

Atmadja - atnews

2019-12-23
Bagikan :
Dokumentasi dari - Dikhawatirkan Akan Punah,  Petani dan Peternak di Bali
Slider 1
Klungkung, (22/12) -  Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Klungkung I Wayan Kardana mengeluhkan berkurangnya minat anak-anak muda Bali terjun disektor pertanian maupun beternak.
"Saya khawatir petani tidak ada meneruskan lagi, karena anak-anak muda lebih bergairah untuk bisa  bekerja ke luar negeri yang bergerak di sektor pariwisata," kata Kardana di Klungkung, Minggu (22/12).
Hal itu disampaikan ketika menerima kunjungan kerja Anggota Komite II DPD Dr Made Mangku Pastika ke Kelompok Tani Ternak Satwa Winangun Desa Tangkas Klungkung.
Ia mengatakan, mempertahankan pertanian dan peternakan begitu berat,  disamping penghasilan tidak pasti. 
Harga pupuk begitu tinggi dan sangat sulit dicari, petani begitu kewalahan menghadapi persoalan tersebut.
Begitu juga,  pendampingan dari pemerintah masih minim termasuk perhatian terhadap subak.
Majelis subak sudah pernah dibentuk namun belum ada kejelasan tindak lanjutnya. 
Sedangkan desa adat sudah diperhatikan, sebaiknya subak juga diperhatikan kembali.
Pada kesempatan itu,  dikeluhkan juga murahnya harga jual sapi, hal itu menambah keengganan pemuda berternak.
Sementara itu, Anggota DPD Pastika mengharapkan pemerintah adanya keberpihakan kepada rakyat dengan membatasi import sapi.
Hal itu memengaruhi anjloknya harga sapi dipasaran, memicu juga terhadap minat masyarakat khususnya generasi muda menekuni peternakan. 
Belum lagi, tingginya alih fungsi lahan dan masih minimnya penggunaan teknologi pertanian.
Untuk itu, beragam permasalahan ini akan disampaikan kepada kementrian dan pihak terkait.  (ART/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Dampak Gempa Berkekuatan 6 SR dan 52 Kali Gempa Susulan di Mentawai

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan