Kemajuan ICT & AI, Temukan Ide Pengembangan Pariwisata Industry 4.0
Banner Bawah

Kemajuan ICT & AI, Temukan Ide Pengembangan Pariwisata Industry 4.0

Atmadja - atnews

2019-09-27
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kemajuan ICT & AI, Temukan Ide Pengembangan Pariwisata Industry 4.0
Slider 1
Denpasar, 27/9 (Atnews) - Pembicara The Third Bali Internasional Toursm Conference (BITC) Dr Agung Suryawan Wiranatha mengharapkan kegiatan ini dapat menemukan ide dan inovasi pengembangan pariwisata Indonesia ke depan, di Denpasar, Kamis (26/9).
Pertukaran informasi tentu akan ada  ide-ide yang dapat  diterapkan dalam menghadapi perkembangan industri pariwisata 4.0 dengan kemajuan information and communication technology (ICT) dan artificial intelligent (AI).
Hal itu disampaikan ketika BITC Toursm & Hospitality Management yang mengusung tema "Toward New Pardigm of Toursm Industry 4.0" yang berlangsung selama dua hari, 26-27 September.
Kegiatan itu diselenggarakan oleh Centre of Excellence in Torism Udayana University.
Menurutnya, kebutuhan teknologi (internet) dapat dioptimalkan dalam industri pariwisata.
Selain memudahkan akses wisatawan dalam berwisata namun juga dapat  digunakan dalam promosi dan menjaga citra pariwisata.
Mengingat pariwisata rentan akan isu dan opini yang mempengaruhi kedatangan para wisatawan.
Begitu juga kesiapan masyarakat dalam menerima kedatangan turis di pedesaan.
Pengaturan itu begitu penting dalam menjaga privasi masyarakat dan mutu pariwisata berbasis masyarakat atau community base toursm (CBT).
Oleh karena potensi desa wisata begitu besar semenjak desa diberikan anggaran besar dari APBN.
Demikian ditambahkan Guru Besar  Fakultas Sastra dan Budaya Unud Prof I Nyoman Darma Putra.
"Kualitas itu patut dijaga dengan baik dan dibentuk managamen khusus," ujarnya.
Begitu juga Wakil Ketua Umum DPP IHGMA I Made Ramia Adnyana menilai CBT cocok dikembangkan di Indonesia dan Bali karena beragam keindahan dan keunikan pada masing-masing daerah.
Untuk itu, pentingnya mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah maupun pusat.
Dengan demikian masyarakat akan lebih merasakan dampak pariwisata secara  sehingga memudahkan mengajak mereka dalam menjaga lingkungan tetap kondusif dan nyaman bagi wisatawan. (ART/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Ny. Putri Koster Ajak Generasi Muda Jangan Gengsi Berbahasa Bali

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan