Kaum Perempuan Hendaknya Memaknai Filosofi Sapu Lidi
Banner Bawah

Kaum Perempuan Hendaknya Memaknai Filosofi Sapu Lidi

Atmadja - atnews

2019-09-17
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kaum Perempuan Hendaknya Memaknai Filosofi Sapu Lidi
Slider 1
Badung, 16/9 (Atnews) – Ketua TP PKK Provinsi Bali. Ny Putri Suastini Koster mengajak masyarakat untuk memaknai filosofi sapu, di mana batang lidi tak akan memiliki arti ketika tengah tercerai berai.
Ajakan ini disampaikan ketika Ny Putri Koster berbicara di hadapan ratusan wanita yang tergabung dalam Forum Kemitraan Ormas dalam rangka Peningkatan Kelompok Perempuan Penyandang Difabel dan Kelompok Rentan/Marjinal Lainnya, di Bali Dynasty Resort, Kuta-Badung pada Senin (16/9).
Ny Putri Koster yang akrab disapa Bunda Putri ini kembali menegaskan bahwa batang lidi baru memiliki arti ketika disatukan menjadi sapu. Dengan demikian, maka lidi-lidi itu akan berfungsi untuk alat membersihkan.
“Sama halnya seperti kita para perempuan, apapun akan bisa kita lakukan jika bersatu,” ujarnya.
Layaknya seperti sapu lidi, lanjut Ny Putri Koster, pihaknya merangkul seluruh perempuan yang tergabung dalam berbagai organisasi untuk menyatukan tekad mendukung pelaksanaan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang bertujuan menyucikan alam Bali dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik sekala maupun niskala.
Sebagai istri orang nomor satu di Bali, Ny Putri Koster ingin merangkul seluruh organisasi kewanitaan yang ada di Pulau Dewata.
“Karena itu saya hadir tidak dengan mengenakan seragam PKK agar tidak ada anggapan kalau PKK itu paling tinggi. Yang saya inginkan, ayo kita bersinergi agar punya daya dorong yang lebih kuat,” ucapnya.
Ny Putri Koster menambahkan, organisasi kewanitaan harus lebih banyak memfokuskan programnya untuk menyentuh kaum perempuan. Karena menurutnya, kaum perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam pembentukan karakter anak.
Pada bagian lain, perempuan yang juga dikenal sebagai penyair ini juga mengingatkan agar organisasi kewanitaan tak dibentuk hanya sekedar mengadakan arisan atau perayaan ulang tahun. “Kita harus ada di tengah-tengah masyarakat. Sebagai wanita, kita turun melayani dengan sentuhan cinta kasih,” tambahnya.
Direktur Organisasi Kemasyarakatan Ditjen Polpum Kemendagri, Lutfi  berharap, Ormas bisa  memberi kontribusi positif kepada pembangunan agar bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan di Indonesia. Serta terus mengawal dan bersinergi dalam semua aspek khusus buat masyarakat yang terpinggirkan.(*/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Wagub Cok Ace Minta  Anggota PHRI Bali Implementasikan  Pergub 

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan