Pelestarian Tanaman Gumi Banten, Puspa Dewata dan Herbal
Banner Bawah

Pelestarian Tanaman Gumi Banten, Puspa Dewata dan Herbal

Artaya - atnews

2019-09-12
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pelestarian Tanaman Gumi Banten, Puspa Dewata dan Herbal
Slider 1
Denpasar, 22/7 (Atnews) - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardhana, M.Si sedang melakukan pendataan tanaman gumi banten, puspa dewata dan herbal.
Pendataan tersebut untuk dikembangkan dan dibudidayakan di Besakih Karangasem seluas dua hektare.
Penanamanya akan dibagi tiga blok yakni pertama tanaman gumi banten untuk upakara, kedua puspa dewata (berbagai jenis bunga) dan herbal (obat-obatan).
“Upaya itu dalam melestarikan tanaman-tanaman yang sudah langka, namun menjadi kebutuhan upacara maupun pengobatan,” kata Wisnuardhana didampingi Kepala UPTD Pertanian Terpadu, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Dr. I Wayan Sunada di Denpasar, Kamis (11/9).
Untuk itu, pihaknya melakukan kerjasama dengan Universitas Udayana (Unud) dan Universitas Hindu Indonesia (UNHI) dalam melakukan kajian ketiga kelompok tanaman tersebut.
Selain itu, pengelolaan tanaman herbal menjadi obat nantinya akan dikembangkan oleh Kelompok Ahli Gubernur Bali oleh I Made Agus Gelgel Wirasuta.
Menurutnya, jenis tanaman tersebut jumlahnya hingga ratusan yang sedang dikumpulkan dan dibudidayakan.
Untuk itu, pelstariannya tidak saja di tanam pada lokasi yang ditentukan pemerintah.
Namun pengembangannya agar ditanam pada masing-masing perumahan atau pelaba pura. (ART/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : BPBD Bali Beraksi : Gempa meluluh lantahkan, Komisioner KPU Disandera Kelompok Bersenjata

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Pimpinan DPRD Badung Ucapkan Galungan dan Kuningan

Pimpinan DPRD Badung Ucapkan Galungan dan Kuningan

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan