Pelaku Koperasi dan UKM Tingkatkan SDM
Banner Bawah

Pelaku Koperasi dan UKM Tingkatkan SDM

Atmadja - atnews

2019-06-28
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pelaku Koperasi dan UKM Tingkatkan SDM
Slider 1
Denpasar, 27/6 (Atnews) - Ditengah persaingan yang semakin kompetitif, peningkatan kapasitas bagi para pelaku Koperasi dan UKM melalui pelatihan, penyuluhan dan bimbingan teknis dianggap sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki agar lebih berkompeten dibidangnya. 
Demikian penegasan yang disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) saat menghadiri acara Pembukaan Diklat Peningkatan Kapasitas SDM Koperasi dan UKM Provinsi Bali di Ballroom Hotel Grand Palace, Sanur, Kamis (27/6).
 “Saya menyambut baik dan mendukung pelatihan peningkatan kapasitas ini, semoga bisa mendongkrak SDM para pelaku UKM agar memiliki daya saing, mampu berkompetisi dengan para pesaing yang kemungkinan tidak hanya lokal, mari tingkatkan kreatifitas dan produktifitas kita,” cetus Wagub yang akrab disapa Cok Ace ini.
 Sekretaris Menteri Koperasi RI Prof. Dr. Ruli Indrawan bahwasanya SDM memiliki peranan terpenting pada setiap sektor, terutama di Indonesia yang sangat kaya akan sumber daya alam sehingga memerlukan SDM yang mumpuni untuk mengolahnya menjadi satu produk yang bernilai.
 “Kita diberikan anugrah yang sungguh luar biasa, alam yang indah, budaya yang kaya raya, sumber daya alam yang melimpah, di laut kita punya minyak, tapi permasalahannya SDM kita masih kurang. Itulah kuncinya, selama ini perusahaan asing masuk mereka mampu mengolah apa yang kita miliki, jadi mari tingkatkan SDM kita,” tegas Ruli.
Ia menyatakan pentingnya peran koperasi dan UKM yang tidak hanya pada Negara berkembang tapi lebih dominan di Negara maju, yang mendukung perkembangan koperasi dan UKM. “di Indonesia UKM mampu menyerap hampir 97% angkatan kerja kita, itu peranan yang sangat besar. Di Negara-negara dunia terdapat hampir 300 koperasi besar dan hampir 22% berasal dari Amerika Serikat. Di Asean sendiri, kebanyakan koperasi besar berasal dari Negara yang ekonominya sudah maju seperti Singapura,” ujar Ruli.(*/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Presiden Agar Batalkan Remisi kepada Otak Pembunuh Wartawan Bali

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

BALI TOURISM RUN 2026 – THE JOURNEY BEGIN FROM JATILUWIH

BALI TOURISM RUN 2026 – THE JOURNEY BEGIN FROM JATILUWIH

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan