Gelombang Tinggi, Ribuan Penumpang Terlantar di Pelabuhan Padangbai
Banner Bawah

Gelombang Tinggi, Ribuan Penumpang Terlantar di Pelabuhan Padangbai

Atmadja - atnews

2019-06-12
Bagikan :
Dokumentasi dari - Gelombang Tinggi, Ribuan Penumpang Terlantar di Pelabuhan Padangbai
Slider 1
Karangasem, 12/6 (Atnews) - Ribuan penumpang di Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem, Bali, telantar, sejak Selasa malam (11/6). Pasalnya, kapal feri dari Lembar tak dapat bersandar di dermaga 1 dan 2 akibat cuaca buruk dan gelombang pantai yang mencapai 2 meter.
Penumpukan kendaraan bermuatan barang dan penumpang sudah terjadi sejak kemarin malam. Kondisi ini membuat banyak penumpang mengeluh, khususnya yang membawa anak balita. Beberapa diantara calon penumpang terpaksa tidur di sela-sela kendaraan.
“Saya dari jam 11 malam kemarin di sini. Seharusnya jam 3 sudah berangkat ke Lombok, tapi sampai sekarang kami masih bertahan di sini. Katanya kapal feri belum bisa bersandar karena cuaca buruk,” kata Ridwan salah satu penumpang.
Sementara Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ni Luh Putu Eka Suyasmini mengungkapkan, pagi ini, ada lima kapal feri yang seharusnya sudah tiba di dermaga 1 dan 2 Pelabuhan Padangbai. Namun, karena gelombang tinggi, kapal tidak berani bersandar.
“Ada lima kapal yang sudah masuk di alur belum bisa bersandar. Terakhir muat dari Pelabuhan Padangbai dari pukul 2 dini hari Sekitar pukul 02.30 WITA, Dermaga 1 dan 2 sudah tidak berfungsi,” katanya.
Dia memperkirakan akan terjadi hingga satu hari ke depan. KSOP akan terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Karena itu, para calon penumpang diimbau untuk tetap sabar.
“Untuk sementara kapal feri dari Lembar tujuan Padang Baik belum bisa bersandar karena gelombang tinggi. Kami lihat dulu satu hari ke depan dan kami akan berkoordinasi dengan BMKG,” kata Ni Luh Putu Eka Suyasmini.(yog/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Mendesak Pembangunan Jembatan di Bhuana Giri Karangasem

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan