Bali Perlu Punya Tim DVI Terlatih dan Permanen dalam Menangani Bencana
Banner Bawah

Bali Perlu Punya Tim DVI Terlatih dan Permanen dalam Menangani Bencana

Artaya - atnews

2019-05-03
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bali Perlu Punya Tim DVI Terlatih dan Permanen dalam Menangani Bencana
Slider 1
Denpasar, 3/5 (Atnews) - Kalaksa BPBD Bali Made Rentin menerima kunjungan Dokkes Polda Bali, yang dipimpin oleh Kepala Bidang Dokkes Kombes Pol. Dr. Nyoman Edi bersama tiga anggota.
Kedua pejabat yang sama-sama baru bertugas (hitungan bulan) saling bertukar informasi dalam pelaksanaan tugas, dan  berkeinginan untuk memperkuat koordinasi dan kerjasama.
Kalaksa BPBD Bali mengapresiasi dan berterima kasih, selama ini pihak Polda Bali (khususnya Bidang Dokkes) banyak membantu baik dalam upaya peningkatan kapasitas personil maupun upaya identifikasi korban bencana.
Dalam catatan yang ada di BPBD Bali, tahun 2017 sudah pernah dilaksanakan Pelatihan DVI (Disaster Victim Identification)melibatkan lintas instansi termasuk BPBD. Pelatihan ini sebagai upaya mewujudkan personil yang profesional, modern, terpercaya dalam menangani bencana massal di Provinsi Bali.
Lebih lanjut Kalaksa BPBD Bali menjelaskan pelatihan yang pernah dilaksanakan0, sebagai wujud sinergitas semua pihak, dan urusan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab BPBD semata, tetapi urusan semua orang dan multi pihak. 
Kabid Dokkes Polda Bali Kombes Pol. Dr. Nyoman Edi, secara singkat menguraikan tugas utamanya, bahwa proses identifikasi menjadi satu hal yang wajib untuk dilakukan terhadap korban bencana. Keakuratan dan ketepatan atas hasil dari proses identifikasi menjadi mutlak, sehingga diperlukan tenaga-tenaga yang profesional dan terampil, agar kesalahan ataupun kekeliruan dalam proses identifikasi dapat diminimalisir atau bahkan ditiadakan.
Lebih lanjut Perwira Melati Tiga itu menyampaikan harapan agar Bali punya Tim DVI yang terlatih dan bersifat permanen serta dalam pelaksanaan tugasnya, memerlukan kerjasama dan dukungan berbagai pihak.
Pada akhir pertemuan pejabat dari kedua lembaga ini (BPBD - Dokkes) melakukan foto bersama, dengan ciri khas utama kepalan tangan SALAM TANGGUH, dan ternyata juga memiliki makna bagi Dokkes yaitu Salam PROMOTER yang bermakna Profesional, Modern, dan Terpercaya. (rtn/ika)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Presiden Joko Widodo: Realisasi Dana Desa 99 Persen itu Tinggi Sekali

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali