Putri Suastini Koster: Keluarga Benteng Utama Lahirkan Generasi Cerdas
Banner Bawah

Putri Suastini Koster: Keluarga Benteng Utama Lahirkan Generasi Cerdas

Artaya - atnews

2019-04-28
Bagikan :
Dokumentasi dari - Putri Suastini Koster: Keluarga Benteng Utama Lahirkan Generasi Cerdas
Slider 1
Denpasar, 28/4 (Atnews) - Ny. Putri Suastini Koster menyatakan, membangun karakter anak cerdas diperlukan kerjasama yang baik antara orang tua, apalagi dijaman globalisasi yang penuh dengan persaingan, keluarga menjadi benteng pertama dalam menghasilkan individu yang berkualitas. 
Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri Pembukaan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) Pelatihan Pendekatan Saintifik Dalam Membangun Ekosistem Literasi di Sekolah Guru-Guru Bahasa Indonesia se-Kabupaten Buleleng, Sabtu. 
Selain pendidikan karakter secara formal terkait dengan bidang keilmuan, etika dan moral lembaga pendidikan juga harus serta merta menunjang sekaligus mengembangkan karakter seni yang dimiliki oleh seorang anak. Sehingga selain memiliki bekal pendidikan seorang anak juga tumbuh menjadi individu yang terampil.
Orangtua yang percaya bahwa anaknya bisa meraih mimpi akan membuat anak lebih baik. Apalagi jika anak tahu orangtuanya menaruh keyakinan bahwa dirinya akan menjadi sukses dan meraih cita-citanya. Sebab, keyakinan yang ditaruh orangtua kepada anak akan menambah motivasi dan kepercayaan dirinya. Jika orangtuanya saja sudah tidak yakin dan tidak mendukung mimpi anaknya, maka anak akan merasa rendah diri dan tidak termotivasi, imbuh Ny. Putri Koster saat membagikan pengalaman hidupnya didepan puluhan mahasiswa bidang pendidikan Guru Bahasa di Undiksha Singaraja.
Anak adalah harta yang paling berharga bagi setiap orangtua. Memiliki anak yang berkarakter adalah hal yang membahagiakan. Oleh karena itu, janganlah melewatkan kesempatan yang tidak datang dua kali ini. Buat lingkungan keluarga yang positif, berikan teladan dan jadilah teman yang baik bagi anak. Peran orangtua untuk memberikan pendidikan karakter anak sangat penting. Di usia dini, nilai-nilai yang ditanamkan orangtua kepada anak akan terus dipegang teguh seumur hidupnya. Secara naluriah, perilaku-perilaku yang dimunculkan oleh setiap orang saat dewasa nanti sebagian besar dipengaruhi oleh masa kecilnya, demikian Ny. Putri Koster. (*/ika)

Baca Artikel Menarik Lainnya : BPBD Bali Cek Pemicu Jebolnya Tembok Sekolah di Bhuana Giri

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan