Banner Bawah

Pecalang Supaya Memiliki Wawasan tentang Bahaya Mengancam Kehidupan Sekitarnya, 

Artaya - atnews

2019-04-25
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pecalang Supaya Memiliki Wawasan tentang Bahaya Mengancam Kehidupan Sekitarnya, 
Pecalang Supaya Memiliki Wawasan tentang Bahaya Mengancam Kehidupan Sekitarnya, 

KARANGASEM, 25/4 (Atnews) - Direktur Bina Potensi Basarnas, Marsekal Pertama TNI F. Indrajaya, minta agar komunitas pecalang memiliki wawasan tentang potensi – potensi bahaya yang mengancam kehidupan disekitarnya, mampu memberikan persuasi kepada sesama dan melaksanakan SAR Preventive guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa saat terjadi musibah, baik kecelakaan, bencana, maupun kondisi membahayakan jiwa manusia.
Selain itu, SAR Community ini adalah salah satu program percepatan untuk memenuhi tuntutan masyarakat terhadap program pembinaan dan pelayanan SAR. Pola ini berbeda dengan pola pembinaan yang selama ini dilakukan. Melalui program ini Basarnas merangkul stakeholder, Pemerintah Daerah dan komunitas untuk melaksanakan kegiatan secara bersama – sama. Dengan pola program yang seperti ini akan lebih mudah digelar oleh komunitas – komunitas lain dan menggelar pemateri dari Basarnas.
"Nantinya diharapkan output yang dihasilkan dari pembinaan SAR Community ini bisa di implementasikan secara langsung kepada masyarakat," kata Direktur Bina Potensi Basarnas, Marsekal Pertama TNI F. Indrajaya, didampingi Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa saat membuka kegiatan tersebut.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) melalui Direktorat Bina Tenaga menyelenggarakan Kegiatan Pembinaan SAR Community Bagi 150 orang peserta dari unsur Pecalang, Perangkat Keamanan Desa, Komunitas Amatir Radio dan  relawan Pasebaya yang bertempat di Sanggar Kegiatan Belajar, Karangasem, Kamis (25/4).
Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta diberikan pelatihan tentang Medical First Responder (MFR) antara lain Cardiopulmonary Resuscitation, Penanganan Cidera Alat gerak, Penilaian dan Pemeriksaan Dini serta Pemindahan Korban.
Kegiatan pelatihan yang akan berlangsung selama sehari ini juga dimaksudkan sebagai wadah pertukaran informasi tentang Pencarian dan Pertolongan melalui pelatihan berupa teori dan praktek guna memberikan pemahaman dasar Pencarian dan Pertolongan serta untuk memberikan pemahaman tentang SAR kepada komunitas guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat.
Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa dalam sambutannya mengatakan, 
pembinaan SAR Community ini sangatlah penting untuk dilaksanakan Guna menguji Kesiapsiagaan dan meningkatkan kemampuan Rescuer Kantor SAR Denpasar dan Potensi SAR di kabupaten Karangasem, sehingga pada saat pelaksanaan Operasi SAR dilapangan bisa terlaksana secara tepat, cepat dan prima terlebih situasi Gunung Agung Karangasem masih berpotensi untuk terjadi erupsi.(gd/ika).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Ditjen PDTu Kemendes PDTT Evaluasi Rawan Pangan

Terpopuler

Nilai Tukar Petani (NTP) Menaik: Indikasi Perwujudan Ekonomi Kerthi Bali

Nilai Tukar Petani (NTP) Menaik: Indikasi Perwujudan Ekonomi Kerthi Bali

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Perpaduan Budaya di Tepi Pantai: Kecak dan Barongsai Meriahkan Imlek di The Nusa Dua

Perpaduan Budaya di Tepi Pantai: Kecak dan Barongsai Meriahkan Imlek di The Nusa Dua

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia