Denpasar, (Atnews) - Kapolda Bali, Irjen Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si. menyatakan akan tetap melanjutkan estafet kepemimpinan dan kebijakan pendahulunya Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose dalam hal pembinaan Kamtibmas, yaitu memberantas premanisme dan narkoba. Menurutnya hanya gaya kepemimpinannya saja yang berbeda tetapi tujuannya adalah sama.
Jenderal bintang dua ini menegaskan tidak ada kompromi terhadap aksi premanisme dan narkoba di Bali. Penegakan hukum yang tegas juga akan dilakukan terhadap para pelaku pungutan liar.
“Premanisme tidak ada kompromi. Tetap yang dilaksanakan dan kerjakan pejabat lama, tetap dilaksanakan. Polres tadi saya ingatkan juga kita tetap laksanakan. Penegakkan hukum terhadap pelanggar hukum yang mencoba mengganggu, melakukan pengutan-pungutan (liar), akan kita tindak. Termasuk Ormas yang melanggar hukum dan tidak patuh akan ditindak tegas. Tidak ada kompromi,” tegas Kapolda usai mengecek kesiapan pengamanan Pilkada serentak tahun 2020 di Polres Badung, Jumat (27/11).
Irjen Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si. juga menyampaikan bahwa kriminilitas juga menjadi perhatian selama menjabat Kapolda Bali. Berbagai upaya akan dilakukan agar situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif, mulai dari upaya preventif hingga represif.
“Itu menjadi tanggung jawab kita. Karena kita tahu situasi sulit, grafik-grafik keamanan akan meningkat. Tetapi kita upayakan langkah preventif dan penegakan yang tegas diharapkan kriminalitas atau gangguan keamanan bisa ditekan,” ujarnya.
Kapolda Bali yang merupakan pejabat baru di daerah ini, didamping Irwasda dan Kabid Humas pada hari yang sama mengunjungi Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali yang dipimpin Umar Ibnu Alkhatab.
Kegiatan ini selain bersilaturahmi, kunjungan tersebut juga bertujuan mempererat hubungan kerjasama yang selama ini telah terjalin dengan baik. (Z/02)