Gempa Vulkanik Awali Erupsi Gunung Agung 
Banner Bawah

Gempa Vulkanik Awali Erupsi Gunung Agung 

Artaya - atnews

2019-03-15
Bagikan :
Dokumentasi dari - Gempa Vulkanik Awali Erupsi Gunung Agung 
Slider 1
Karangasem, 15/3 (Atnews) - Masyarakat harus tetap waspada, sebab sebelum Gunung Agung kembali erupsi, sempat terekam beberapa gempa vulkanik yang menyebabkan adanya tekanan ke atas. 
"Energi akibat tekanan langsung keluar berupa erupsi, jadi energinya tidak terkumpul didalam tubuh gunung," kata Nurul Husaeni salah satu staf pos pemantauan Gunung Api Agung saat dikonfirmasi terlait erupsi yang terjadi Jumat sore.
Kondisi gunung tertinggi di Bali itu menyemburkan kolom abu setinggi kurang lebih 1000 meter diatas puncak kawah Gunung Agung pada Jumat petang (15/03) sekitar pukul 18.27 wita.
Berdasar rilis yang dikeluarkan oleh PVMBG, erupsi Gunung Agung kali ini terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi ± 1 menit 23 detik. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah barat. (R/ika)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Kemendes PDTT Resmikan BUMDes Mart di Bengkulu Utara

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan