Mahasiswa Undiksha Ciptakan Link SMS Kontrol Listrik Jarak Jauh
Banner Bawah

Mahasiswa Undiksha Ciptakan Link SMS Kontrol Listrik Jarak Jauh

Atmadja - atnews

2020-03-13
Bagikan :
Dokumentasi dari - Mahasiswa Undiksha Ciptakan Link SMS Kontrol Listrik Jarak Jauh
Slider 1
Singaraja,  (Atnews) - Kelalaian terhadap penggunaan listrik oleh masyarakat masih sering terjadi. Bahkan hal yang demikian itu berpotensi memicu terjadinya konsleting (arus pendek). Hal itu menjadi inspirasi mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) untuk menciptakan aplikasi kontroler listrik, yaitu alat yang dapat digunakan untuk mematikan atau pun menghidupkan listrik melalui layanan pesan singkat (SMS).
Mahasiswa itu merupakan tim yang solid terdiri atas Kadek Reda Setiawan Suda, I Gede Ardi Darmawan, dan Putu Zasia Eka Satya. Mereka kini studi di Fakultas Teknik dan Kejuruan (FTK). Karya inovatifnya itu juga diikutsertakan dalam lomba yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Kimia Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), pada 5 - 6 Maret 2020. Dan, berhasil menyabet juara II.  "Kami bersaing dengan perguruan tinggi unggulan yang sudah sempat lolos pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas)," ujar Reda Suda di sela-sela pertemuannya dengan Wakil Rektor (WR) III Undiksha Prof. Dr. I Wayan Suastra, M.Pd. Kamis (12/3).
Mahasiswa asal Desa Panji, Sukasada, ini menjelaskan proses aplikasi itu dapat digunakan dari jarak jauh karena berbasis SMS, yang didahului dengan pemasangan panel kontrol pada jaringan listrik rumah. "Kalau sedang nyetrika terus lupa nyabut, itu kan berbahaya. Nah, melalui aplikasi ini kita dapat mematikan listrik secara keseluruhan dari jauh. Bisa juga untuk beberapa titik, tinggal diseting saja," ungkapnya.
Menciptakan alat itu hanya butuh waktu sekitar satu minggu. Meski sudah lolos kompetisi, tetap akan dilakukan penyempurnaan. Mereka menginginkan aplikasi yang diciptakannya bisa menggunakan internet. Dalam arti, tidak menggunakan SMS lagi. Terciptanya karya tersebut mendapat apresiasi dari WR III Prof. Suastra karena dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Ini bagus, lanjut Prof. Suastra dikembangkan lantaran bisa memecahkan persoalan di masyarakat.
Lebih jauh pihaknya berharap agar karya yang dihasilkan mereka itu perlu dipatenkan dan dicarikan Hak Kekayaan Intelektual. Dari hal itu diyakini akan lebih mudah dilakukan pengembangannya, termasuk menjalin kerjasama dengan pihak perusahaan. "Saya akan mendorong pihak LPPM membantu mengurus Hak Kekayaan Intelektual, setelah itu barulah dipromosikan dan dengan cara ini Undiksha akan semakin terdongkrak kejayaannya," ujar mantan direktur Pascasarjana ini. Apapun yang bersifat positif akan didorong dan distimulasinya. Lebih dari itu, mahasiswa harus peka terhadap persoalan masyarakatnya, kata Prof. Wayan Suastra yang didampingi Bagian Humas Undiksha, Putu Sosiawan, (Rom/02).

Baca Artikel Menarik Lainnya : BKD Ajak Pers Lakukan Pengawasan

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme untuk Pariwisata Berkelanjutan

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme untuk Pariwisata Berkelanjutan

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas