Krisna Eco Banyak Dikunjungi Wisdom
Banner Bawah

Krisna Eco Banyak Dikunjungi Wisdom

Atmadja - atnews

2020-03-02
Bagikan :
Dokumentasi dari - Krisna Eco Banyak Dikunjungi Wisdom
Slider 1
Seririt, 1/3 (Atnews). Sebagaimana halnya pada Umanis Galungan, pada Umanis Kuningan Minggu 1/3 pun objek-objek wisata di Buleleng banyak dikunjungi wisatawan domestik (Wisdom). Termasuk objek wisata Krisna Eco Village yang berada di Buleleng Barat.
Berdasar penelusuran Atnews, Krisna Eco Village, mudah dijangkau karena lokasinya di Desa Tanggguwisia Kecamatan Seririt. Tepatnya 19 km dari kota Singaraja ke arah Seririt. Dari jalan raya belok ke kiri kurang lebih 100 meter menuju desa Tanggguwisia.
Menurut penunggu kedai Krisna Eco, Kade Sudarmi, pengunjung ke objek wisata yang baru dibuka dua tahun lalu (2018), biasanya ramai pada hari Sabtu-Minggu dan hari-hari raya keagamaan dan hari-hari nasional. Dikatakan lebih jauh, yang membuat pengunjung betah dan tertarik berkat adanya "garden village" dan tetumbuhan buah-buahan.
Sementara itu pihak sekuriti menambahkan areal objek wisata itu seluas 2,3 hektar. Dan, satu hal yang membuat pengunjung senang lantaran sejak dibuka hingga sekarang belum dipungut karcis masuk alias gratis. Malah, kendaraan yang masuk ke areal tidak dipungut biaya.
Sebagai wujud partisipasi dan kerjasamanya dengan pihak desa yang lokasinya dijadikan objek wisata, diusahakan dalam merekrut tenaga seperti Satpam yang berjumlah lima orang diisi dari penduduk Tanggguwisia dan sekitarnya. Pemilik objek wisata sudah tak asing lagi bagi masyarakat Buleleng yakni Ajik Cok.
Siapa Ajik Cok itu ?
 Dalam buku "Ajik Cok: Lihat, Tiru, dan Kembangkan" (A. Bobby Pr, 2015:1), ditulis bahwa Ajik Cok adalah nama panggilan dari nama asli Gusti Ngurah Anom. Ia lahir di Seririt Buleleng 5 Maret 1971. Ada cerita tersendiri, ia dipanggil Cok karena merasakan sakit habis disuntik (Cok) sehabis berobat ke Puskesmas. Sedangkan Ajik, merupakan panggilan untuk orang Bali yang sudah berstatus ayah (Ajik). Ajik Cok, putra ke-7 dari Gusti Putu Raka yang ketika itu keadaan rumah tangganya tergolong miskin. Oleh karena itu, Ajik  Cok pergi ke Denpasar mengadu nasib hingga sekarang dikenal sebagai orang yang sangat sukses. Termasuk bosnya Krisna Eco Village (Rom/02).

Baca Artikel Menarik Lainnya : LPD Agar Tingkatkan Program Pro Rakyat 

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali