Denpasar (Atnews) - Ketua DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Provinsi Bali Agung Bagus Pratiksa Linggih mengaku bangga menjadi bagian dari kepengurusan Golkar Bali.
Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali periode 2025–2030 berlangsung meriah dan mencetak rekor baru dalam sejarah safari politik DPP Partai Golkar.
Pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Bali digelar di Monumen Gong Perdamaian Dunia, Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Sabtu (3/10/2026).
Pelantikan dilakukan pasca Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi di Istana Negara, Kamis (1/10).
Pada kesempatan itu, hadir sejumlah elite Partai Golkar yakni Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Maman Abdurahman, Mukhtarudin, Dyah Roro Esti Widya Putri, Christina Aryani, dan Putri Komarudin.
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, secara khusus memboyong jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih untuk menghadiri konsolidasi partai di Pulau Dewata tersebut.
Rombongan jajaran menteri dan wamen yang hadir meliputi Menteri Perindustrian Satya Mutya, Menteri Kependudukan Wihaji, Menteri Ketenagakerjaan Mukhtarudin, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri, serta Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Wakil Kepala BP2MI. Christina Aryani.
"Kita bangga menjadi bagian dari kepengurusan Golkar Bali. Banyaknya anak muda di dalam kepengurusan menunjukkan keseriusan partai Golkar dalam regenerasi," kata Ajus Linggih yang juga Wakil Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Golkar Bali dan Ketua Komisi II DPRD Bali.
Ajus Linggih akan mengajak generasi muda terus memilih Golkar sebagai pilihan dan memberi ruang luas anak muda agar menjadi subjek di dalam politik.
"Saya ingin mengajak temen-teman anak muda untuk membuka mata. Mana partai yang hanya menjadikan anak muda sebagai objek, mana yang benar-benar demokratis dan memberi ruang luas anak muda agar menjadi subjek di dalam politik," ujarnya.
Bahkan banyak anak muda yang menjadi Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) di tingkat kabupaten juga. "Ini wujud nyata," ungkapnya.
Sementara itu, Dalam pidato pengarahannya, Ketum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menekankan watak dasar Partai Golkar sebagai partai politik yang inklusif, demokratis, dan lahir murni dari rahim rakyat Indonesia.
Menurutnya, Golkar dibentuk oleh para pendiri bangsa yang melibatkan 97 organisasi kemasyarakatan, mulai dari petani, nelayan, guru, akademisi, hingga unsur TNI-Polri.
"Partai Golkar tidak dilahirkan oleh satu kelompok masyarakat tertentu, apalagi keluarga tertentu. Partai Golkar tidak dimiliki oleh saham keluarga tertentu atau orang kaya tertentu.
Golkar adalah partai terbuka. Siapa pun yang menjadi Ketua Umum boleh, tidak perlu minta izin ke trah A, trah B, atau trah C. Kita semua mempunyai kedudukan yang sama di mata AD/ART," tegas Bahlil.
Bahlil juga menegaskan kembali komitmen Golkar sebagai partai yang menganut mazhab karya-kekaryaan. Golkar dirancang sebagai instrumen perjuangan politik untuk mendukung dan mendampingi pemerintah dalam mempercepat kesejahteraan rakyat, bukan untuk menjadi oposisi yang destruktif.
Dalam arahannya juga, Bahlil meminta seluruh jajaran Partai Golkar di Bali, mulai tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi, tetap solid dan bergerak membesarkan partai.
Bahlil juga secara khusus mendorong Golkar Bali meningkatkan perolehan kursi di DPRD Bali maupun DPRD kabupaten/kota pada Pemilu 2029. Target tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat keterwakilan Golkar di DPR RI.
Untuk periode 2025-2030, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih didampingi Sekretaris I Dewa Gede Dwi Mahayana Putra Nida, sedangkan Bendahara I Gede Sudiana.
Sedangkan kader yang juga duduk sebagai anggota DPRD Bali yang masuk dalam struktur kepengurusan yakni Agung Bagus Pratiksa Linggih sebagai Wakil Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi yang juga Ketua Komisi II DPRD Bali, Anak Agung Bagus Tri Chandra Arka sebagai Wakil Ketua Bidang PP Koordinasi Wilayah Tengah yang meliputi Badung, Gianyar, dan Denpasar. Gung Cok juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Bali.
Anggota DPRD Bali dari Bangli I Wayan Gunawan jadi Wakil Ketua Bidang Hubungan Lembaga Politik, Ni Putu Yuli Artini jadi Wakil Bendahara Bidang Pemberdayaan Perempuan. (GAB/ART/002)