Belajar Tata Kota dari Chengdu: Putu Suasta Dorong Denpasar Bangun Mall Meniru IFS dan Berkelas Internasional
Banner Bawah

Belajar Tata Kota dari Chengdu: Putu Suasta Dorong Denpasar Bangun Mall Meniru IFS dan Berkelas Internasional

Admin 2 - atnews

2026-09-29
Bagikan :
Dokumentasi dari - Belajar Tata Kota dari Chengdu: Putu Suasta Dorong Denpasar Bangun Mall Meniru IFS dan Berkelas Internasional
Pengelana Global Putu Suasta (ist/atnews)
Denpasar (Atnews) - Pengelana Global Putu Suasta menyoroti pentingnya penataan kota yang teratur dan bersih di Kota Denpasar, Bali.

Belajar dari pengalamannya saat berkunjung ke International Finance Square (IFS) Chengdu, Provinsi Sichuan, Tiongkok beberapa waktu lalu.

Suasta yang juga Politikus sekaligus Pemerhati Sosial mendorong seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk berkolaborasi membangun Denpasar agar menjadi kota yang nyaman, kreatif, dan berdaya saing internasional.

Di Chengdu, kota pusat perekonomian Sichuan yang memiliki markas International Financial Center (IFC), Putu Suasta mengamati langsung bagaimana pusat perbelanjaan masif seperti Mall Big Panda yang ukurannya ditaksir 10 hingga 20 kali lipat dari Living World Denpasar, tetapi mampu dikelola dengan sangat tertib.

Mengingat mall Living World Dnepasar memiliki kondisi jalan di kawasan tersebut dinilai sering mengalami kemacetan, kurang penerangan pada malam hari, serta rawan memicu kecelakaan lalu lintas. 

Diharapkan usaha dan kebijakan Pemerintah Kota Denpasar agar mengutamakan kepentingan publik mencegah kerugian terhadap pelayanan masyarakat.

Sedangkan Chengdu IFS, Pmpusat perbelanjaan sangat mewah di pusat kota yang terkenal dengan ikon patung panda raksasa memanjat gedung.

Kompleks komersial dan pusat perbelanjaan mewah besar yang terletak di jantung distrik perbelanjaan sibuk Jalan Chunxi, Chengdu, Tiongkok.

Ia mengagumi Patung Panda Raksasa Karya seni setinggi 15 meter dan berat 13 ton berupa patung panda memanjat dinding gedung rancangan seniman Lawrence Argent yang menjadi ikon kota.

"Mall ini mungkin ada kira-kira 10 kali lebih besar atau mungkin 20 kali lebih besar daripada Mall Living World yang ada di Denpasar. Tapi mall ini diatur sedemikian rupa sehingga semuanya kelihatan sangat rapi dan sangat terkendali, pengaturan lalu lintasnya bersih, orang-orangnya berjalan dengan teratur," ujar Putu Suasta.

Menurutnya, keberhasilan Chengdu dalam mengelola kawasan perkotaan dengan populasi Provinsi Sichuan yang mencapai puluhan juta jiwa tersebut tidak lepas dari peran kepemimpinan daerah yang kuat dan visioner.

"Ini semuanya diatur oleh pemerintah daerah yang hebat. Pemdanya, pemimpinnya yang hebat yang mengatur, sehingga kebersihan dan tata tertibnya terjaga. Tidak ada satu pun puntung rokok yang ada di trotoar ini," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa ketertiban infrastruktur Chengdu terlihat nyata dari pengaturan trotoar serta sistem drop-off kendaraan dan area parkir bus yang terintegrasi, sehingga arus lalu lintas dua arah maupun pejalan kaki tetap berjalan harmonis tanpa kemacetan.

Putu Suasta mengimbau agar praktik baik penataan tata kota di Chengdu dapat dijadikan inspirasi dan contoh konkret untuk diterapkan di Ibu Kota Provinsi Bali. Ia menekankan pentingnya memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Kota Denpasar tanpa saling menyalahkan.

"Bagian seperti ini yang sebetulnya perlu kita tiru di kota kita tercinta, Kota Denpasar. Kita mesti support pemerintah kota ini supaya Denpasar menjadi kota yang nyaman, yang bersahabat, dan kreatif, sehingga semua orang merasa senang," tutur Putu Suasta.

Dengan penataan kota yang matang dan bersih, ia optimistis Denpasar tidak hanya menjadi rumah yang nyaman bagi warganya, tetapi juga mampu menarik minat investasi dari skala lokal, nasional, hingga internasional.

"Denpasar harus menjadi salah satu tujuan dari industri dan perusahaan, bukan hanya perusahaan lokal atau nusantara, tetapi juga perusahaan internasional. Ini harus betul-betul kita bangun bersama, tidak ada yang saling menyalahkan. Kita bangun bersama untuk menginspirasi, sehingga bisa menjadi satu diskusi yang menghasilkan keputusan bersama," pungkasnya. (GAB/SUK/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Bawaslu Temukan 93 pelanggaran APK di Bali

Terpopuler

Sosialisasi Literasi Psikologis Media, Rasniathi Dorong Pelajar SMPN 2 Mengwi Cerdas dan Bijak Bermedsos

Sosialisasi Literasi Psikologis Media, Rasniathi Dorong Pelajar SMPN 2 Mengwi Cerdas dan Bijak Bermedsos

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

Bawa Aspirasi Sopir ke Rakor Menteri, Bupati Kembang Dorong Perluasan Pelabuhan Gilimanuk

Bawa Aspirasi Sopir ke Rakor Menteri, Bupati Kembang Dorong Perluasan Pelabuhan Gilimanuk

Pemkab Wakatobi Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Udayana dalam Pengembangan Kepariwisataan

Pemkab Wakatobi Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Udayana dalam Pengembangan Kepariwisataan