Ambon (Atnews) - Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Kota Ambon resmi menggelar kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) ke-VI tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi organisasi untuk mencetak kader Hindu yang berkarakter, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara, (27/09/2026)
Pelaksanaan MPAB ke-VI merupakan bagian dari komitmen PC KMHDI Kota Ambon dalam memperkuat kaderisasi sebagai fondasi utama keberlangsungan organisasi.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya mengenal KMHDI sebagai organisasi kemahasiswaan Hindu, tetapi juga memahami nilai-nilai perjuangan, ideologi, solidaritas, serta tanggung jawab sebagai kader organisasi.
Ketua KMHDI Ambon, Hitinesi Nahatue. menyampaikan kegiatan MPAB ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa Hindu untuk mengembangkan kapasitas diri, memperluas wawasan kebangsaan, serta membangun kesadaran kritis terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam proses kaderisasi, peserta dibekali dengan berbagai materi yang berkaitan dengan pengenalan organisasi, sejarah dan perjuangan KMHDI, kepemimpinan, ideologi, wawasan kebangsaan, serta nilai-nilai Dharma sebagai landasan moral dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat. ujarnya.
Membangun Kader yang Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin. MPAB ke-VI PC KMHDI Kota Ambon tahun 2026 mengusung semangat pembentukan kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, integritas, loyalitas, dan kepedulian sosial.
Kaderisasi dipandang sebagai proses pembentukan kesadaran, pengembangan potensi, serta penanaman nilai-nilai perjuangan yang berorientasi pada pengabdian.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Hindu diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam kehidupan kampus, organisasi, dan masyarakat, sekaligus menjadi generasi muda yang mampu menjawab tantangan zaman.
Selain itu, MPAB menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan dan solidaritas antarmahasiswa Hindu di Kota Ambon. Semangat kebersamaan yang dibangun dalam proses kaderisasi diharapkan menjadi kekuatan dalam menjaga eksistensi organisasi serta memperkuat kontribusi KMHDI di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
Menurut Hitinesi. Kaderisasi sebagai Fondasi Perjuangan Organisasi jadi kaderisasi bukan sekadar agenda rutin penerimaan anggota baru, melainkan proses berkelanjutan untuk melahirkan generasi penerus yang memiliki kesadaran berorganisasi, kemampuan kepemimpinan, serta komitmen terhadap nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.
Kader yang terbentuk melalui proses ini diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari, menjunjung tinggi toleransi, menjaga persatuan, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah dan nasional.
ia juga. menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem kaderisasi dan melahirkan kader-kader Hindu yang progresif, berkarakter, berjiwa pemimpin, serta memiliki semangat pengabdian kepada umat, masyarakat, bangsa, dan negara.
MPAB ke-VI bukan sekadar gerbang memasuki organisasi, melainkan titik awal perjalanan kader dalam membangun kesadaran, memperkuat persaudaraan, dan mengabdikan diri bagi masa depan Hindu, Indonesia, dan kemanusiaan. tutupnya (Z/002)