Jakarta (Atnews) - Dalam rangkaian ulang tahunnya ke-58, Prajaniti Hindu Indonesia memberikan 3 jenis penghargaan kepada tokoh-tokoh masyarakat. Ketiga jenis penghargaan itu adalah Prajaniti Dharmaraja Award 2026 untuk kategori Kepemimpinan Umum Nasional, Prajaniti Dharmārtha Award 2026 untuk kategori Kepemimpinan Bisnis, dan Prajaniti Lokasamgraha Award 2026 untuk kategori Kepemimpinan Organisasi.
Lima tokoh nasional ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Prajaniti Hindu Indonesia menerima Prajaniti Dharmaraja Award 2026, yaitu Gibran Rakabuming Raka – Wakil Presiden RI, Basuki Hadimuljono – Kepala Otorita IKN Nusantara, I Dewa Gede Palguna – Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK), AAGN Ari Dwipayana – Ketua Departemen Politik dan Pemerintahan UGM, mantan Koordinator Staf Khusus Presiden RI, dan I Nyoman Cantiasa – Staf Khusus KSAD, mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Prajaniti Dharmaraja Award 2026 diserahkan kepada Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam audiensi di Istana Wakil Presiden pada Rabu, 23 September 2026.
Dewan Pimpinan Pusat Prajaniti Hindu Indonesia menganugerahkan Prajaniti Dharmaraja Award 2026 kepada Wapres Gibran Rakabuming Raka dengan pertimbangan beliau menunjukkan dedikasi dalam menghadirkan semangat kepemimpinan muda yang progresif, inovatif, dan berorientasi pada masa depan Indonesia.
Prajaniti Dharmaraja Award 2026 diserahkan langsung oleh Ketua Umum Prajaniti KS Arsana yang didampingi oleh 10 pengurus Prajaniti, yaitu Gede Narayana, I Ketut Wartika, Pande Kadek Yuda Bakti, Budiana Setiawan, Made Widhi Adnyana Surya Pratita, I Gede Merta Nadi, I Nyoman Sumariata, Ni Luh Putu Laura Sarassitha, Putu Deasy Ariastuti, dan I Made Jaya Negara Suarsa Putra.
Selain penyerahan Prajaniti Dharmaraja Award 2026, dalam audiensi juga dibahas beberapa hal penting bagi kemajuan bangsa Indonesia, di antaranya tentang pentingnya penghargaan dan perlakuan yang sama dalam peribadatan keagamaan, ekonomi yang berpihak pada keadilan dan pemerataan, kepedulian dan penanganan bencana, dan Pendidikan kebangsaan (Z/002)