Gede Wiratha Ungkap Rekam Jejak Solo Rider Ngurah Wijaya, Tokoh Kunci Pariwisata Bali - Petualang Bermotor Keliling Dunia
Banner Bawah

Gede Wiratha Ungkap Rekam Jejak Solo Rider Ngurah Wijaya, Tokoh Kunci Pariwisata Bali - Petualang Bermotor Keliling Dunia

Admin 2 - atnews

2026-09-20
Bagikan :
Dokumentasi dari - Gede Wiratha Ungkap Rekam Jejak Solo Rider Ngurah Wijaya, Tokoh Kunci Pariwisata Bali - Petualang Bermotor Keliling Dunia
Mantan Ketua PHRI Bali dan Ketum KADIN Bali, I Gede Wiratha (ist/atnews)
Denpasar (Atnews) — Dunia pariwisata Indonesia, khususnya Bali memiliki sosok penting di balik sejarah perkembangannya. Ida Bagus Ngurah Wijaya, tokoh senior yang lahir pada tahun 1951, dikenal sebagai figur kunci yang mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan industri perhotelan dan pariwisata Nasional.

Sosok yang merupakan generasi kedua pengelola Segara Village Hotel Sanur itu tidak hanya membekas di hati para pelaku industri, tetapi juga diakui hingga tingkat regional Asia. 

Mantan Ketua PHRI Bali dan Ketum KADIN Bali, I Gede Wiratha, menuturkan bahwa Ngurah Wijaya merupakan sosok mentor utama yang menjadi motor penggerak pariwisata Bali sejak era kejayaan Sanur pada dekade 1980-an.

Ia dikenal Tokoh pariwisata Bali, Ida Bagus Ngurah Wijaya mencatat perjalanan luar biasa dengan menjelajahi 79 negara di 5  benua menggunakan sepeda motor seorang diri atau "Solo Rider".

Ngurah Wijaya juga dikenal sebagai sosok pembelajar, adventurer, dan pengusaha tangguh. Darah pejuang mengalir sebagai warisan ayahnya yang pernah berjuang melawan kolonialisme.

Selama petualangannya, Ngurah Wijaya membawa nama Bali dan Indonesia dengan tetap mengibarkan Bendera Merah Putih serta menggunakan sepeda motor berpelat DK.

Ekspedisi tersebut ditempuh dengan jarak sekitar 190.000 kilometer. Perjalanan dimulai dari berbagai wilayah di Indonesia, sebelum Ngurah Wijaya memperluas petualangannya ke mancanegara.

Ngurah Wijaya mulai melakukan perjalanan keluar negeri, ketika usianya memasuki 73 tahun. Kini, di usia 75 tahun, ekspedisi dunia yang berlangsung selama tujuh tahun sejak 2019 hingga 2026 itu akhirnya dirampungkan.

Catatan Ngurah Wijaya yang dilewati di Asia yakni Indonesia - Thailand - Myanmar - India (Amritsar) - Nepal - Ruamsia - Mongolia.

Amerika yakni Amerika Selatan ( Argentina - Peru - Ekuador - Kolombia), Amerika Tengah (Kosta Rika - Nirakagua - Honduras - Guatemala - Antigua - Panama), Amerika Utara ( Mexico City - USA (Miami) - Kanada - Alaska).

Afrika ke Eropa yakni Cape Town (Afrika Selatan) - Zimbabwe - Tanzania - Kenya - Turki.

Eropa ke Asia Selatan yakni Hungaria (Budapest) - Rumania - Austria (Wina) - Jerman - (Berlin) - Norwegia - Finlandia (Helsinki) - Swedia - Belanda (Amsterdam) - Belgia (Brusel) - Perancis (Paris) - Italia - Kroasia - Slovenia - Bulgaria - Turki - Iran (Isafan) - Pakistan - (Lahore - Islamabad) - India (Mumbai) - Malaysia (Kuala Lumpur) - Indonesia (Sumatra Utara- Sumatra Barat - Jakarta).

Australia yakni Perth - Wubin - Meekatharra - Newman - Port Hedland - Broome - Halls Creek - Timber Creek - Darwin - Mataranka - Tennant Creek - Mount Isa - Hughenden - Clermont - Biloela - Brisbane - Tenterfield - Walcha - Sydney - Berry - Orbost - Melbourne - Mount Gambier - Adeaide - Kimba - Nullarbor - Norseman - Mudrabilla - Ceduna - Port Augusta - Coober Pedy - Ghan - Ayers Rock - Alice Springs - Tennant Creek - Darwin.

"Kalau saya lihat sosoknya beliau itu memang mentor yang tidak bisa diberikan skor dari 1 sampai 100. Tapi semua orang-orang pariwisata mengetahui beliau itu adalah motor utama penggerak pariwisata yang ada di Bali," ujar I Gede Wiratha saat peluncuran dua buku Ida Bagus Ngurah Wijaya berjudul "Menembus Horizon" dan Wolrd Solo Ride": Dari Bali, Membawa Merah Putih Menjelajah Dunia di Istana Taman Jepun, Denpasar, Jumat (11/9/2026).

Kepemimpinan Ngurah Wijaya teruji dalam berbagai organisasi strategis. Selain pernah menjabat sebagai Ketua (Chairman) Bali Tourism Board (BTB), ia memegang peran penting dalam memulihkan kepercayaan wisatawan global saat industri pariwisata Bali terhempas krisis pasca-peristiwa Bom Bali. 

Di samping itu, Ngurah Wijaya mempelopori pembentukan Bali Village untuk mengorganisasi hotel-hotel lokal dalam melakukan promosi langsung ke mancanegara, bahkan sebelum ajang pameran internasional seperti ITB Berlin, Singapura, maupun London populer di Indonesia.

Eksistensi Ngurah Wijaya juga tak lepas dari sejarah kepemimpinan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Bali. Karakter kepemimpinan organisasi ini tercatat berlanjut secara historis, mulai dari era figur legendaris Sanur seperti para tokoh Ida Pedanda yang kemudian berpindah ke wilayah Kuta di bawah Daryoto dan Tony Raka, berlanjut ke kepemimpinan I Gede Wiratha, hingga diteruskan oleh Cok Ace dari kawasan Ubud.

Di masa senjanya, Ngurah Wijaya menunjukkan ketangguhannya melalui aksi langka sebagai seorang pengendara motor jarak jauh (solo rider). Ia melanglang buana menjelajahi puluhan negara di benua Amerika, Afrika, Australia, hingga Asia dengan sepeda motor berpelat nomor Bali (DK) serta membawa bendera Merah Putih.

I Gede Wiratha menilai aksi keliling dunia tersebut sebagai pesan dan warisan positif terakhir yang penuh keberanian. "Dengan cara bersepeda motor luar negeri ini adalah hal yang baru dan berisiko tinggi. Tapi beliau lakukan, itulah yang namanya Ida Bagus Ngurah Wijaya," pungkas Wiratha. (GAB/SUK/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Wagub Cok Ace Pimpin Rapat Persiapan Rangkaian Upacara  di Pura  Agung Besakih 

Terpopuler

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Pemkab Wakatobi Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Udayana dalam Pengembangan Kepariwisataan

Pemkab Wakatobi Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Udayana dalam Pengembangan Kepariwisataan

Pasar India Makin Menjanjikan, Kemenpar Raup Potensi Transaksi Rp12,8 Miliar di Pune

Pasar India Makin Menjanjikan, Kemenpar Raup Potensi Transaksi Rp12,8 Miliar di Pune

Gubernur Koster: Bali Bangun Aksi Iklim Berbasis Kearifan Lokal dan Membuka Peluang Ekonomi Hijau

Gubernur Koster: Bali Bangun Aksi Iklim Berbasis Kearifan Lokal dan Membuka Peluang Ekonomi Hijau