Badung (Atnews) - The Nusa Dua kembali mendapat pengakuan atas konsistensinya sebagai kawasan pariwisata yang mengintegrasikan kualitas destinasi dengan prinsip keberlanjutan dan penciptaan manfaat bagi masyarakat.
Pada ajang XI Edition Bali Tourism Awards 2026, kawasan pariwisata yang dikembangkan dan dikelola PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) tersebut meraih “Bali Leading Sustainable Tourism – Economic Utilization for Local Communities”.
Penghargaan yang diselenggarakan pada Senin (14/9/2026) di Bali Beach Convention Center at The Meru Sanur, The Nusa Dua, menjadi pengakuan kedua secara berturut-turut bagi The Nusa Dua dalam ajang Bali Tourism Awards.
Sebelumnya, pada 10th Bali Tourism Awards 2025, The Nusa Dua meraih kategori “Bali Leading Sustainable Tourism – Destination Management”.
Dua penghargaan tersebut menunjukkan konsistensi The Nusa Dua dalam menghadirkan tata kelola destinasi yang tidak hanya menjaga kualitas kawasan dan pengalaman wisatawan, tetapi juga memperhatikan keterkaitan pariwisata dengan lingkungan serta masyarakat di sekitar kawasan.
General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengatakan, penghargaan tahun ini memiliki arti penting karena menyoroti aspek pemanfaatan ekonomi bagi komunitas lokal sebagai bagian dari keberlanjutan destinasi.
“Bagi kami, keberlanjutan bukan hanya bagaimana menjaga lingkungan dan kualitas kawasan, tetapi juga bagaimana aktivitas pariwisata menciptakan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha di sekitar destinasi.
Pengakuan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memastikan bahwa pertumbuhan The Nusa Dua berjalan seiring dengan terciptanya nilai ekonomi dan sosial yang lebih luas,” ujar Agus.
Menurut Agus, pencapaian yang diraih merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur dalam ekosistem The Nusa Dua, mulai dari tenant dan pelaku industri pariwisata, masyarakat desa penyangga, pemerintah daerah, hingga pemangku kepentingan lainnya.
Sebagai kawasan pariwisata terintegrasi, The Nusa Dua terus mengembangkan ekosistem yang menghubungkan aktivitas akomodasi, MICE, rekreasi, ruang publik, serta berbagai fasilitas pendukung dalam satu kawasan.
Pendekatan tersebut diperkuat dengan penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional kawasan, termasuk pengelolaan lingkungan dan limbah, transportasi ramah lingkungan, pemanfaatan energi baru dan terbarukan, serta peningkatan kualitas ruang publik (Z/002)