Denpasar (Atnews) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali mengajak generasi muda mengubah gaya hidup dari pulang pagi menjadi lari pagi.
Hal itu dikemas melalui Bersinar Run Rave 2026, event yang memadukan olahraga, hiburan dan kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan kolaborasi BNNP Bali, Hore Management dan Kebon Vintage Cars Bali ini digelar Sabtu (17/10/2026), dengan start-finish di Kebon Vintage Cars Bali, Denpasar. Panitia menargetkan 1.000 peserta melalui kategori 5K dan family run 3K.
Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Putera Sadana mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Bali Bersih dari Narkoba (Bali Bersinar), sekaligus mendukung program ANANDA Bersinar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengubah pola hidup, mindset generasi muda dari pulang pagi menjadi lari pagi. Mengubah gaya hidup masyarakat Bali menjadi lebih sehat menuju generasi Indonesia Emas tahun 2045,” tegasnya saat jumpa pers di Kebon Vintage Cars Bali, Kamis (17/9/2026).
Sadana menyebut Bali masih menghadapi tantangan narkoba. Berdasarkan catatan BNN Bali, laporan kasus narkoba terdapat di sembilan kabupaten/kota, dengan kasus didominasi Denpasar dan Badung. Ia berharap kampanye pencegahan dilakukan berkelanjutan dan melibatkan seluruh pihak.
Race Director Bersinar Run Rave 2026, Arifandi, mengatakan rute 5K akan melewati kawasan persawahan dekat Desa Adat Majalangu. Sementara rute 3K dibuat lebih pendek dan cocok untuk keluarga.
Yang menarik, peserta tidak hanya berlari. Saat finis, peserta akan diajak Mebedilan, bermain perang air menggunakan pistol air. Panitia juga menyiapkan live music, DJ on the bike dan layangan celepuk berlampu.
Owner Kebon Vintage Cars Bali, Jos Dharmawan, mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, olahraga dan hiburan menjadi cara kreatif menyampaikan pesan antinarkoba, termasuk ke ruang komunitas.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Denpasar Kombes Pol. Leo Dedy De Fretes menegaskan perang melawan narkoba tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga pencegahan. “Perang melawan narkoba tidak bicara selalu penangkapan pelaku, tapi bagaimana mencegah generasi selanjutnya tidak menjadi korban,” ujarnya.
Hingga Kamis (17/9) siang, sekitar 200 peserta telah mendaftar. Selain hadiah juara, panitia menyiapkan best costume dan doorprize sepeda motor listrik.
Sedangkan, Pemilik Kebon Vintage Jos Darmawan yang menyediakan venue kegiatan, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Bali Bersinar.
Jos menilai pendekatan yang dilakukan melalui kegiatan olahraga dan hiburan merupakan gagasan yang kreatif dalam menyampaikan pesan pencegahan narkoba kepada masyarakat. “Ini luar biasa, sangat kreatif dan dinamis,” ujar Jos Darmawan.
Ia juga menyoroti pentingnya sosialisasi pencegahan narkoba dilakukan secara lebih agresif dan tidak hanya melalui kegiatan formal.
Menurutnya, edukasi mengenai bahaya narkoba perlu masuk ke ruang-ruang tempat masyarakat berkumpul dan bersosialisasi, termasuk komunitas dan tempat nongkrong.
“Sosialisasi harus agresif, termasuk di coffee shop dan ruang-ruang komunitas,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, pendekatan kreatif bahkan melahirkan istilah atau aktivitas yang disebut “mebedilan", yang dikemas sebagai bagian dari permainan dan interaksi peserta.
Sosialisasi tidak hanya dilakukan melalui forum formal, tetapi juga dapat masuk ke ruang-ruang sosial masyarakat, termasuk kegiatan komunitas dan berbagai aktivitas publik.
Kegiatan olahraga seperti lari dinilai dapat menjadi salah satu medium untuk mempertemukan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan tentang bahaya narkotika.
Melalui semangat Bali Bersinar, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat mendorong perubahan pola pikir dan kebiasaan masyarakat menuju gaya hidup yang lebih sehat serta menjauh dari penyalahgunaan narkotika. (GAB/002)