Denpasar (Atnews) – PLN Bali siap mendukung program pemerintah dalam penyediaan energi hijau di Bali. Untuk itu, PLN Bali terbuka untuk berkolaborasi dalam rencana optimalisasi pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bangli dan Karangasem.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Bali I Wayan Eka Susana mengatakan, PLN terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Bangli, Pemerintah Kabupaten Karangasem, serta pihak terkait mengenai rencana optimalisasi pengelolaan kedua aset PLTS tersebut.
“PLN tetap berkomitmen mendukung pengembangan energi bersih di Bali dan siap berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan langkah optimalisasi PLTS dapat memberikan manfaat dan dilaksanakan sesuai ketentuan,” katanya.
Menurut Eka, setiap rencana pengelolaan dan pengoperasian aset perlu didukung dengan dasar hukum, perizinan, serta mekanisme dan prosedur yang jelas sesuai ketentuan yang berlaku.
Hal ini penting untuk memastikan proses berjalan secara tertib dan tetap memperhatikan aspek tata kelola, keselamatan, serta keandalan sistem kelistrikan.
Dua PLTS tersebut bukan pembangkit baru. PLTS Bangli dan PLTS Karangasem masing-masing memiliki kapasitas sekitar 1 MWp dan dibangun melalui program Kementerian ESDM pada 2013 sebagai proyek percontohan PLTS.
Terkait rencana optimalisasi tersebut, PLN akan mengikuti proses sesuai status aset dan ketentuan yang berlaku, termasuk memastikan kejelasan dasar hukum dan mekanisme pengelolaannya.
“PLN membutuhkan dukungan seluruh pihak, baik Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Bangli, Pemerintah Kabupaten Karangasem, maupun stakeholder terkait, untuk bersama-sama mewujudkan Bali yang clean energy,” ujar Eka. (Z/002)